get app
inews
Aa Text
Read Next : Kebakaran Hebat di Kuburan Gerbong Kereta Bekas di Stasiun Purwakarta, 9 Gerbong Hangus Terbakar

Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran, KAI Daop 2 Bandung Imbau Penumpang Kereta Tiba Lebih Awal

Rabu, 19 Maret 2025 | 21:19 WIB
header img
Stasiun Kereta Api Kiaracondong. Foto: Istimewa

BANDUNG, iNewsPurwakarta.id – Dalam rangka menyambut arus mudik Lebaran 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengingatkan para penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun keberangkatan. Hal ini untuk menghindari kepadatan dan memastikan perjalanan yang nyaman serta lancar.  

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyatakan bahwa sebagai salah satu pilihan utama moda transportasi masyarakat selama Lebaran, KAI Daop 2 Bandung memperkirakan akan terjadi lonjakan jumlah penumpang yang signifikan pada periode angkutan Lebaran tahun ini. Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada 28 Maret 2025, atau H-3 Lebaran.  

Oleh karena itu, untuk menghindari antrean panjang dan potensi keterlambatan, KAI mengimbau calon penumpang agar tiba di stasiun setidaknya 60 menit sebelum jadwal keberangkatan. Dengan datang lebih awal, penumpang dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman. Proses boarding dapat dilakukan satu jam sebelum keberangkatan, sehingga penumpang yang telah menyelesaikan boarding dapat menunggu di zona 2 atau ruang tunggu di dalam stasiun, atau menuju peron tempat kereta yang akan digunakan.  

"Tujuan dari boarding lebih awal adalah agar penumpang memiliki cukup waktu, tidak terburu-buru saat menuju kereta, dan mengurangi risiko jatuh atau tergelincir saat berjalan ke peron," jelas Kuswardojo.  

Kuswardojo juga mengingatkan bahwa seiring dengan dioperasikannya skybridge di Stasiun Kiaracondong pada bulan Oktober 2024, untuk Stasiun Kiaracondong diberlakukan aturan bahwa boarding untuk kereta jarak jauh ditutup 5 menit sebelum keberangkatan. Hal yang sama juga berlaku di Stasiun Bandung, di mana boarding untuk kereta jarak jauh ditutup 5 menit sebelum keberangkatan. Aturan ini diterapkan untuk menghindari kemungkinan terjadinya insiden yang tidak diinginkan akibat penumpang yang terb

Kuswardojo juga mengingatkan agar para penumpang menyiapkan tiket dan identitas yang sesuai guna mempercepat proses pemeriksaan boarding secara manual oleh petugas. Khusus di Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong, para penumpang dapat memanfaatkan Face Recognition yang mempermudah proses boarding dengan tidak perlu menunjukkan tiket dan identitas.

Selain itu, KAI Daop 2 Bandung juga mengingatkan penumpang untuk mematuhi aturan keselamatan serta menjaga barang bawaan masing-masing. Demi kenyamanan bersama, KAI melarang membawa barang-barang berbahaya, termasuk bahan mudah terbakar dan benda tajam.

"Pastikan kembali barang bawaan yang dibawa saat bepergian menggunakan kereta. Maksimal berat barang bawaan setiap penumpang yang dapat dibawa ke dalam kereta adalah 20 Kg. Sedangkan volume maksimal dari bagasi yang diperbolehkan adalah 100 dm³ dengan dimensi maksimal 70cm x 48cm x 30cm. Hal tersebut untuk menjaga kenyamanan antar penumpang," tambah Kuswardojo.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal perjalanan, ketersediaan tiket, serta aturan terkait, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Contact Center KAI 121 melalui telepon 121/(021) 121, WhatsApp 0811-1211-1121, email [email protected], atau melalui media sosial resmi KAI.

"Dengan persiapan yang matang dan kedisiplinan dalam mengikuti aturan, diharapkan Arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengguna jasa kereta api," pungkas Kuswardojo.***

 

Editor : Iwan Setiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut