PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Cipularang. Sebuah mobil Toyota Innova mengalami kecelakaan fatal di KM 83 B arah Bandung menuju Jakarta, tepatnya di wilayah Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Kamis pagi (22/1/2026). Insiden ini menewaskan satu orang pengemudi yang diketahui merupakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Korban tewas diduga kuat adalah Indra Satria Nugraha, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Bekasi. Korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju rumah sakit setelah mengalami luka berat akibat kecelakaan tersebut.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.25 WIB. Berdasarkan keterangan Pj Kanit PJR Tol Cipularang, Ipda Kemas Dody, kendaraan korban melaju dari arah Bandung menuju Jakarta di lajur kanan tol.
Menurutnya, saat itu korban diduga hendak mendahului kendaraan lain dari lajur kiri ke lajur kanan. Namun, kondisi hujan deras yang mengguyur kawasan Tol Cipularang menyebabkan jarak pandang terbatas.
“Diperkirakan kendaraan berjalan di lajur dua atau lajur kanan dan hendak mendahului. Karena hujan cukup deras, kendaraan diduga mengalami out of control,” ujar Ipda Kemas Dody, Kamis siang.
Akibat kehilangan kendali, mobil Toyota Innova tersebut membanting setir dan menghantam pembatas beton di median jalan. Benturan keras membuat kendaraan kembali terpental hingga menabrak sebuah dump truk bernomor polisi A 9304 ZX yang berada di depannya.
“Mobil menabrak pembatas beton, lalu kembali menabrak dump truk. Kasus ini selanjutnya kami serahkan ke Unit Laka Polres Purwakarta untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian menunjukkan korban berada seorang diri di dalam kendaraan. Korban mengalami luka serius di bagian dada, kaki, serta sisi kanan tubuh.
Korban sempat dievakuasi dalam kondisi masih hidup oleh petugas gabungan dari kepolisian, Jasa Marga, dan tim medis. Ia kemudian dilarikan ke RS Abdul Radjak Purwakarta. Namun nahas, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
Pantauan di lokasi, mobil Toyota Innova yang dikemudikan korban mengalami kerusakan parah. Bagian depan kendaraan ringsek berat, sementara sisi kanan mobil hancur, menandakan kerasnya benturan.
Proses evakuasi korban berlangsung cukup lama lantaran korban sempat terjepit di dalam kendaraan, ditambah kondisi hujan deras yang terus mengguyur lokasi kejadian.
Sementara itu, sopir dump truk bernama Saipul, yang menjadi saksi mata kecelakaan, mengaku saat kejadian dirinya sedang berhenti di bahu jalan untuk mengecek kondisi truk.
“Saya lagi berhenti mau ngecek mobil. Baru mau naik, tiba-tiba ditabrak dari belakang. Keras sekali, saya kaget,” ujar Saipul.
Ia menambahkan, truk yang dikemudikannya bermuatan keramik dan hendak menuju wilayah Bandung. Saipul memastikan dirinya tidak mengalami luka maupun kerusakan berarti pada kendaraannya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dump truk dan faktor lain yang memicu insiden tersebut. ***
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait
