Kebakaran Hebat PT Iluva Purwakarta Masih Misterius, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti

Irwan
Petugas Satreskrim Polres Purwakarta saat melakukan olah TKP di PT Iluva Gravure Industri di Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Foto: iNewsPurwakarta.id/Irwan

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id – Polisi mulai menyelidiki penyebab kebakaran hebat yang melanda area pabrik kemasan plastik PT Iluva Gravure Industri di Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Setelah api berhasil dipadamkan, tim Satreskrim Polres Purwakarta langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Selasa (18/8/2026).

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara mengatakan, penyelidikan dilakukan untuk memastikan titik awal sekaligus penyebab kebakaran yang menghanguskan area perusahaan tersebut.

"Dari pemadam kami mendapat informasi bahwa api sudah alhamdulillah sudah bisa dipadamkan. Hari ini dari tim Satreskrim Polres Purwakarta melakukan penyelidikan terkait dengan penyebab kebakaran," ujar Made kepada wartawan di lokasi, Selasa (18/8/2026).

Dalam penyelidikan awal, polisi memasang garis polisi di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik awal munculnya api. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan.

Tak hanya itu, penyidik memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar kawasan perusahaan.

Hasil pemeriksaan sementara justru menemukan fakta berbeda dari informasi awal yang menyebut kebakaran terjadi di dalam gedung.

Menurut Made, titik awal api diduga berada di luar gedung, namun masih di dalam kawasan PT Iluva Gravure Industri.

"Kalau titik api memang di dalam area PT, tetapi di luar gedung. Yang ada di info mungkin kebakaran di dalam gedung, tetapi titik api sementara kami peroleh dari CCTV adalah di luar gedung," katanya.

Meski titik awal api mulai teridentifikasi, polisi belum dapat memastikan penyebab kebakaran.

Penyidik masih melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap sejumlah saksi serta pihak-pihak yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan.

"Sementara dugaan awal kita belum bisa simpulkan karena kita baru masih proses penyelidikan lebih lanjut, lebih mendalam untuk memastikan penyebab atau kebakaran seperti apa," ujar Made.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang yang dinilai dapat membantu mengungkap penyebab kebakaran.

"Barang bukti yang akan kita amankan sesuai dengan keterangan saksi maupun titik awal CCTV. Ada beberapa barang bukti yang kita amankan untuk memperdalam penyelidikan kita," ucapnya.

Sementara terkait luas area bangunan yang terdampak, polisi masih melakukan pendataan bersama pihak perusahaan.

"Kita belum pastikan karena hari ini kita lakukan proses penyelidikan terhadap juga dari pemilik maupun kepala PT," katanya.

Kebakaran Bermula dari Ilalang

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Purwakarta Juddy Herdiana mengungkapkan, petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 17.45 WIB, Senin (17/8/2026).

Petugas langsung bergerak menuju lokasi. Saat tiba, kobaran api disebut sudah membakar area ilalang dan kemudian merembet ke tumpukan limbah.

"Begitu kami tiba di lokasi, api sudah menyala di area ilalang dan merembet kepada tumpukan limbah yang ada di sana," ujar Juddy saat ditemui di Kantor Dinas Damkar dan Penyelamatan Purwakarta, Selasa (18/8/2026).

Kondisi angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke area lain hingga mencapai bangunan di sekitar lokasi.

"Anginnya cukup besar sehingga rambatan apinya berjalan begitu cepat. Api semakin membesar dan akhirnya sampai ke bangunan yang ada di sana," katanya.

Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung hingga berjam-jam. Petugas Damkar berjibaku memadamkan api hingga sekitar pukul 04.30 WIB, Selasa (18/8/2026).

Sebanyak 18 unit kendaraan pemadam dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

Lima unit berasal dari Damkar Purwakarta, sementara kendaraan lainnya merupakan bantuan dari Damkar Kabupaten Subang, Kabupaten Karawang serta sejumlah perusahaan di wilayah Purwakarta.

Polisi kini masih mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa rekaman CCTV, serta mengamankan barang bukti untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran di PT Iluva Gravure Industri.

Kebakaran tersebut terjadi saat aktivitas produksi perusahaan tidak berjalan normal karena Senin (17/8/2026) merupakan hari libur nasional peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

"Jadi kemarin pada tanggal 17 Agustus kebetulan tanggal merah. Ada pekerja tetapi tidak aktif, hanya yang piket saja," ujar Made.***

Editor : Iwan Setiawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network