JAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Di tengah pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang masih hilang kontak di perairan Selat Sunda, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) menggelar doa bersama secara daring, Senin (14/9/2026).
Kegiatan yang diinisiasi AMSI melalui AMSI Crisis Center tersebut menjadi bentuk solidaritas sekaligus keprihatinan terhadap delapan orang yang hilang saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Wakil Ketua Umum AMSI, Upi Asmaradhana mengatakan doa bersama digelar untuk mendoakan keselamatan para jurnalis dan awak kapal yang hingga kini masih dalam pencarian.
"Jadi hari ini memang kita sengaja berkumpul untuk mendoakan sahabat-sahabat kita, mudah-mudahan segera ditemukan dan dalam keadaan selamat. Sehingga kemudian kita bisa berkumpul kembali," kata Upi dalam sambutannya.
Doa bersama tersebut dipimpin Imam Masjid Istiqlal Jakarta, Ustaz Moh. Salim Gazali. Dalam tausiahnya, Ustaz Salim mengajak seluruh peserta yang mengikuti kegiatan secara daring untuk menyatukan kepedulian dan memanjatkan doa bagi para jurnalis serta awak kapal yang tengah menghadapi musibah.
"Tugas kita sebagai sesama anak bangsa, tentu kita berharap dan berdoa kepada Allah agar mereka berada dalam keadaan sehat, dalam keadaan selamat, juga berada dalam keadaan perlindungan Allah SWT. Dan tentu yang paling kita harapkan segera dapat ditemukan sehingga dapat kembali berkumpul dengan keluarga, sahabat dan orang-orang yang mereka cintai," ujar Ustaz Salim.
Dia juga menekankan pentingnya doa dan tawakal kepada Allah SWT sembari tetap mendukung upaya pencarian dan penyelamatan yang dilakukan tim gabungan di lapangan.
"Kita berusaha dengan segala kemampuan, tetapi tentu kita harus menyadari bahwa keselamatan dan pertolongan pada akhirnya berada di tangan Allah SWT," ujarnya.
Setelah menyampaikan tausiah, Ustaz Salim memimpin doa bersama. Pengurus AMSI, insan pers, serta peserta lainnya diajak menundukkan hati dan memohon pertolongan Allah SWT agar para korban segera ditemukan dalam kondisi selamat.
"Mudah-mudahan doa yang kita panjatkan siang hari ini menjadi wasilah turunnya pertolongan Allah SWT, juga menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang saat ini mudah-mudahan dalam keadaan masih sehat walafiat," katanya.
Delapan orang yang masih hilang kontak tersebut terdiri atas lima jurnalis dan tiga awak kapal. Mereka adalah Yudistiro Pranoto, jurnalis atau pewarta foto iNews; Firdaus Wajidi, jurnalis Anadolu Agency; Donal Husni, jurnalis freelance; M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Antara; serta Arie Basuki, pewarta foto Merdeka.com.
Tiga orang lainnya merupakan awak kapal, yakni Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai kru kapal atau ABK, dan Heriyanto yang bertugas sebagai guide atau pemandu.
Hingga Senin (14/9/2026), operasi pencarian telah memasuki hari ketujuh. Tim SAR gabungan masih berupaya menemukan keberadaan delapan orang tersebut di perairan Selat Sunda.
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait
