Truk Trailer Diduga Rem Blong, 14 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 91

Irwan
Kecelakaan beruntun melibatkan 14 kendaraan terjadi di Tol Cipularang Kilometer 91 B, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026) siang. (Foto: iNews).

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Kecelakaan beruntun melibatkan sekitar 14 kendaraan terjadi di ruas Tol Cipularang KM 91 B arah Bandung-Jakarta, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026) siang.

Kecelakaan tersebut diduga dipicu truk trailer bernomor polisi B 9773 UEL yang mengalami gangguan fungsi pengereman saat melaju di tengah kondisi arus lalu lintas yang sedang padat dan bergerak perlahan.

Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Enggar Jati Nugroho mengatakan, sedikitnya 14 kendaraan terlibat dalam kecelakaan tersebut, termasuk truk trailer yang diduga menjadi pemicu tabrakan beruntun.

 
"Trailer dari arah Bandung ke Jakarta menabrak kurang lebih total 14 kendaraan termasuk yang menabrak," ujar Enggar saat ditemui di Pool Derek Jatiluhur Purwakarta, Rabu (7/10/2026).

Menurut Enggar, kecelakaan bermula ketika arus kendaraan di ruas tol mengalami perlambatan akibat adanya pekerjaan perbaikan reklame.

Saat itulah, truk trailer diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga pengemudi tidak mampu menghentikan laju kendaraan. Truk kemudian menghantam kendaraan-kendaraan yang berada di depannya.

"Diduga gagal fungsi pengereman," katanya.

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang mengalami luka, yakni pengemudi truk trailer. Korban mengalami patah kaki dan telah dievakuasi ke RS Abdul Rojak untuk mendapatkan penanganan medis.

"Korban hanya sopir saja, patah kaki. Sudah dievakuasi ke RS Abdul Rojak," ujar Enggar.

Tidak ada penumpang maupun pengguna kendaraan lain yang dilaporkan mengalami luka dalam kecelakaan beruntun tersebut.

Korban Ungkap Detik-Detik Truk Trailer Menghantam Kendaraan

Salah seorang korban, Agung, mengatakan dirinya bersama rombongan besan baru pulang dari acara hajatan di Garut ketika kecelakaan terjadi.

Menurut Agung, kondisi lalu lintas saat itu cukup padat. Kendaraan melaju perlahan karena arus mengalami perlambatan.

Namun, secara tiba-tiba, sebuah truk trailer melaju dari arah belakang dan menghantam kendaraan di depannya.

"Macet ada kontainer rem blong, saya urutan depan kedua, di belakang masih banyak mobil, warna oranye rem blong. Empat orang dari Garut pulang ngebesan," kata Agung.

Dua Travel dan Mobil Pengangkut Sayuran Rusak Parah

Pantauan di Pool Derek Jatiluhur menunjukkan sejumlah kendaraan yang terlibat telah dievakuasi dari lokasi kecelakaan.

Kendaraan-kendaraan tersebut mengalami tingkat kerusakan yang berbeda. Kerusakan paling parah terlihat pada dua kendaraan travel dan dua mobil bak pengangkut sayuran.

Bagian bodi kendaraan tampak ringsek akibat kerasnya benturan beruntun. Sementara truk trailer yang diduga menjadi pemicu kecelakaan juga mengalami kerusakan pada bagian depan.

Sejumlah kendaraan minibus lainnya mengalami kerusakan lebih ringan, terutama pada bagian bodi.

Kondisi kendaraan yang telah dievakuasi itu menggambarkan kerasnya rangkaian benturan yang terjadi saat truk trailer menghantam kendaraan di depannya dalam kondisi arus lalu lintas sedang melambat.

Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan sejumlah pihak terkait untuk memastikan kronologi serta penyebab pasti kecelakaan, termasuk memastikan kondisi sistem pengereman truk trailer.***

Editor : Iwan Setiawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network