get app
inews
Aa Text
Read Next : Antusias, 150 Warga Purwakarta Ikuti Program Mudik Gratis Dishub

Fenomena Pecah Kongsi Binzein-Ijo, Sesepuh Purwakarta Sebut Jabatan Wabup Tak Beda dengan Keset

Sabtu, 28 Februari 2026 | 06:16 WIB
header img
Bupati Saepul Bahri Binzein dan Wakil Bupati Purwakarta Bang Ijo Hapidin. (Foto: Istimewa).

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id – Tokoh sepuh Purwakarta Iwan Torana menilai fenomena terjadinya pecah kongsi antara Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta buka hal baru. Pada rezim-rezim sebelumnya, friksi antarkedua pejabat publik tersebut juga terjadi.

Menanggapi sinyalemen adanya ketidakselarasan antara Bupati Saepul Bahri Binzein dan Wakil Bupati Bang Ijo, Iwan pun angkat bicara.

“Mengapa Bang Ijo mau menjadi wakil bupati. Kan tahu bahwa jabatan wakil bupati itu tak berbeda dengan keset,” kata Iwan, Jumat (27/2/2026).

Untuk menormalisasi keadaan, Iwan mengimbau DPRD memanggil bupati dan wakil bupati, “Tong diarantep wae (Jangan dibiarkan saja),” ujarnya.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Wakil Ketua DPRD Purwakarta Luthfi Bamala mengatakan, pihak dewan belum berencana memanggil bupati dan wakil bupati, “Belum ada (rencana),” ujar Luthfi.

Sementara itu, tokoh pemuda Purwakarta Hendro Julianto menilai, ada sinyalemen kuat terjadinya kontradisi antara bupati dan wakil bupati dalam hal mengelola kebijakan.

Misalnya, saat Bang Ijo tengah intens menangani sejumlah masalah, Binzein malah memaafkan para pelakunya.

“Ketika Bang Ijo menangani adanya dugaan ketidakberesan dalam Program Indonesia Pintar (PIP) atau kasus pungli di Cirata, ada kontradiksi dengan kebijakan Bupati yang memaafkan para pelaku,” kata Hendro.

Dia menilai ada miskomunikasi antara Bang Ijo dan Binzein, “Ketika komunikasi tidak berjalan dengan baik, bisa menghambat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di kabupaten ini,” imbuhnya.

Soal curhat Bang Ijo di media sosial, menurut Hendro, memang Bang Ijo merasa tidak dilibatkan dalam pengambilan atau penentuan kebijakan maupun perencanaan.

“Saat itu Bang Ijo ditanya oleh masyarakat tentang jalannya roda pemerintahan. Ia menjawab pertanyaan netizen di akun Instagram-nya, ‘silakan tanya langsung ke bupati’. Itu bukan sikap menantang,” tutur Hendro.

Dia melanjutkan, secara personal, tidak ada masalah antara Binzein dan Bang Ijo. Hanya saja, Bang Ijo merasa tidak dilibatkan dalam penentuan kebijakan.

“Apakah ini disebut pecah kongsi, miskomunikasi, atau disharmoni, itu kembali lagi pada persepsi masyarakat. Kalau saya menilai, pemerintahan masih berjalan, tidak ada perpecahan. Dan saya juga tidak menyalahkan pernyataan wakil bupati,” ucapnya.

Editor : Iwan Setiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut