get app
inews
Aa Text
Read Next : Antusias, 150 Warga Purwakarta Ikuti Program Mudik Gratis Dishub

Partai Perindo Purwakarta Anggap Keluhan Bang Ijo di Medsos sebagai Ketidakdewasaan Berpolitik

Senin, 02 Maret 2026 | 05:16 WIB
header img
Keluh kesah Wakil Bupati Purwakarta Bang Ijo Hapidin di medsos dinilai sebagai sikap ketidakdewasaan berpolitik. Foto: IG bangijo

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id – Ketua DPD Partai Perindo Purwakarta Ade Arif Zulhakim menanggapi tindakan Wakil Bupati Purwakarta Bang Ijo Hapidin yang memposting keluh kesahnya di media sosial.   

Ade menilai keluh kesah Bang Ijo yang merasa tak dilibatkan dalam jalannya pemerintahan, sebagai sikap yang kekanak-kanakan.

“Sangat disayangkan. Apapun alasannya, berkeluh kesah seakan tak dilibatkan dalam pengambilan keputusan strategis atau dalam proyek-proyek infrastruktur, merupakan kurangnya kedewasaan berpolitik seorang wabup,” ujar Ade, Senin (2/3/2026).

Dikatakan Ade, amanah warga Purwakarta sebagai pemilih bupati dan wabup pada kontestasi Pilkada lalu sudah final. “Binzein dan Ijo terpilih sebagai bupati dan wabup dalam satu paket,” tutur Ketua Presidium Aliansi Partai Non Parlemen Purwakarta itu.

Dia melanjutkan, menjalankan kebijakan Pemkab Purwakarta merupakan bagian dari keputusan politik seorang Bupati.

"Jika Bang Ijo merasa kurang dihargai, alangkah legowo dan ksatrianya kalau dia memilih mundur dari jabatan politik sebagai wakil bupati, daripada melakukan manuver politik. Ya, lebih baik dibutuhkan kemudian dihargai, daripada minta dihargai yang belum tentu dibutuhkan,” tandasnya. 

Ade berpendapat, Bupati Binzein sudah membaca manuver politik yang dilakukan Bang Ijo, “Maka bupati mendahuluinya dengan tindakan dan kebijakan atau keputusan politik yang nyata, yakni: tidak membutuhkan wabup,” imbuh Ade.

Dihubungi secara terpisah, mantan Wakil Bupati Purwakarta Dudung B Supardi Dudung mengungkapkan, isu keretakan antara Binzein dan Bang Ijo merupakan dinamika dalam kepemimpinan pemerintahan.

“Keduanya perlu melakukan komunikasi secara proporsional. Tentang pemicunya, perlu ada pemahaman peraturan dalam pengelolaan tupoksi masing-masing, baik secara normatif maupun substantif,” ujar Dudung.

Mantan birokrat senior ini berharap tata kelola Pemkab Purwakarta berjalan dengan baik. “Semoga tidak terjadi hal-hal yang berpotensi menimbulkan kurang efektifnya kegiatan peran pemda dalam memenuhi tuntutan untuk mewujudkan Purwakarta yang sejahtera, aman, dan damai,” paparnya.

Sejauh ini, baik Binzein maupun Bang Ijo belum bersedia memberikan tanggapan atas isu keretakan yang menjadi perbincangan publik Purwakarta.

 

 

Editor : Iwan Setiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut