get app
inews
Aa Text
Read Next : Kolaborasi DPR dan BGN, Warga Karawang Diedukasi Pentingnya Gizi Seimbang

Tak Hanya Gizi, Program MBG di Kabupaten Bandung Juga Serap Tenaga Kerja Lokal

Selasa, 10 Maret 2026 | 10:53 WIB
header img
Anggota Komisi IX DPR RI, Asep Romy Romaya. Foto: Ist

BANDUNG, iNewsPurwakarta.id - Kabar gembira bagi warga Kabupaten Bandung. Program unggulan nasional, Makan Bergizi Gratis (MBG), kini resmi meluas dan menyentuh akar rumput di wilayah ini. Hingga awal Maret 2026, tercatat sedikitnya 250 unit dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi untuk melayani masyarakat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Asep Romy Romaya, dalam acara sosialisasi program MBG yang digelar di Graha Arroma Bedas Center, Kamis (5/3).

Gizi Terjamin, Lapangan Kerja Tercipta

Program ini bukan sekadar soal bagi-bagi makanan. Menurut Asep Romy, kehadiran BGN (Badan Gizi Nasional) membawa efek domino yang luar biasa bagi ekonomi lokal.

"Di Kabupaten Bandung saja, per awal Maret 2026 ini sudah berdiri lebih kurang 250 dapur sehat yang tersebar di berbagai kecamatan. Selain menjamin gizi, program ini juga menyerap tenaga kerja lokal—setidaknya ada 47 petugas di setiap wilayah dapur berada," jelas Asep di hadapan ratusan warga.

Siapa Saja yang Berhak Mendapatkannya?

Program MBG dirancang secara inklusif untuk memastikan generasi masa depan Indonesia tumbuh optimal. Fokus sasaran utamanya meliputi:

Pelajar: Mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Pendidikan Khusus: Santri di pesantren dan siswa di sekolah keagamaan/layanan khusus.

Kelompok Rentan: Balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Pengawasan Ketat untuk Hasil Maksimal

Sebagai mitra kerja Badan Gizi Nasional, DPR RI berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan agar anggaran yang dikucurkan benar-benar sampai ke piring masyarakat, bukan menguap di tengah jalan. Masyarakat pun diajak menjadi "mata dan telinga" dalam mengawal keberlanjutan program ini.

Kehadiran Kepala KPPG Cirebon, Yulian Septa Pratama, dan jajaran tokoh masyarakat dalam sosialisasi ini mempertegas sinergi antara pusat dan daerah demi satu tujuan: Indonesia Emas yang bebas stunting. ***

Editor : Iwan Setiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut