Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tanamkan Disiplin Lalulintas Sejak Dini, Polwan Purwakarta Gelar Police Goes To School
Advertisement . Scroll to see content

Ledakan Dahsyat Hancurkan Toko Material di Purwakarta, 1 Tewas, 4 Rumah dan Masjid Rusak

Minggu, 12 Juli 2026 | 13:56 WIB
  • author Irwan
Ledakan Dahsyat Hancurkan Toko Material di Purwakarta, 1 Tewas, 4 Rumah dan Masjid Rusak
Suasana TKP toko matrial bangunan di Wanayasa, Purwakarta. Foto: iNewsPurwakarta.id/Irwan

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Suara ledakan dahsyat menggegerkan warga Desa Wanasari, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (12/7/2026). Ledakan yang terdengar hingga radius sekitar enam kilometer itu menghancurkan sebuah toko material, menewaskan satu orang, serta merusak empat rumah dan satu masjid di sekitar lokasi.

Peristiwa terjadi di sebuah toko material yang berada di Jalan Raya Wanayasa. Kekuatan ledakan membuat bangunan toko luluh lantak. Sebagian bangunan ambruk, sementara bagian lainnya mengalami kerusakan berat. Material bangunan berserakan hingga ke jalan raya.

Tidak hanya menghancurkan toko, gelombang ledakan juga merusak empat rumah warga di sekitar lokasi. Kaca jendela pecah dan sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan. Sebuah masjid yang berada tepat di seberang jalan turut terdampak akibat kuatnya ledakan.

Menurut keterangan warga, ledakan terjadi secara tiba-tiba saat seorang pekerja tengah beraktivitas di dalam toko. Suara dentumannya begitu keras hingga terdengar oleh warga di sejumlah wilayah sekitar Wanayasa.

"Saya lagi nongkrong di depan masjid, tiba-tiba terdengar ledakan keras. Saya enggak tahu bom atau apa. Ada satu korban meninggal dunia. Rumah sekitar empat rusak dan kaca masjid pecah. Ledakannya terdengar sampai jauh," ujar Mamad, saksi mata.

Sementara itu, warga lainnya, Ade, mengaku mendapat informasi bahwa korban bernama Joni sedang melakukan pekerjaan menggerinda besi sebelum ledakan terjadi.

"Saya tidak melihat langsung. Saya dengar dari keluarganya, Pak Joni sedang menggerinda besi, lalu tiba-tiba ada ledakan dari lubang itu. Korban terpental sekitar tiga meter dan mengalami luka bakar parah," katanya.

Akibat kejadian tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi. Hingga Minggu siang, korban belum dievakuasi karena petugas masih menunggu tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Jawa Barat memastikan kondisi lokasi aman untuk dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap diterjunkan untuk mengamankan area ledakan. Garis polisi dipasang di sekitar lokasi guna mencegah warga mendekat.

Hingga saat ini, polisi belum dapat memastikan sumber maupun penyebab ledakan. Petugas masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan tim Jibom sebelum melakukan olah TKP secara menyeluruh.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati lokasi kejadian dan tidak berspekulasi mengenai penyebab ledakan hingga hasil penyelidikan resmi diumumkan.

Editor: Iwan Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut