Istri Satpam yang Tewas di Waduk Jatiluhur Minta Pelaku Segera Ditangkap: Kami Ingin Keadilan
PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id – Suasana duka masih menyelimuti kediaman keluarga Sumarna (43), petugas keamanan (satpam) Perum Jasa Tirta (PJT) II yang ditemukan tewas mengambang dengan kedua tangan terborgol di perairan Tanggul Hayat, Waduk Jatiluhur, Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.
Hingga Rabu (29/7/2026), kasus kematian korban yang menghebohkan masyarakat itu masih belum berhasil diungkap oleh pihak kepolisian. Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, keluarga korban berharap pelaku segera ditangkap agar almarhum mendapatkan keadilan.
Siti Mariam, istri korban, berusaha tegar mendampingi kedua anaknya, Gerald Surya Pratama yang duduk di kelas III SMK dan Shakila Ratu Calista yang masih duduk di kelas IV SD. Meski mengaku masih sangat kehilangan, ia berusaha kuat demi masa depan kedua buah hatinya.
"Sekarang saya harus memikirkan bagaimana mencari nafkah karena suami yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga sudah tidak ada," ungkapnya.
Di mata keluarga dan warga sekitar, almarhum dikenal sebagai sosok yang baik, pekerja keras, bertanggung jawab terhadap keluarga, serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial di lingkungan tempat tinggalnya. Kenangan itulah yang menjadi penyemangat keluarga untuk tetap bertahan menghadapi cobaan berat ini.
Editor: Iwan Setiawan