Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Terekam CCTV! Pria Jaket Hitam Diduga Gasak Barang Mahasiswa di Kos Bandung, Rugi Rp16 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Rakit Bom dan Senjata Api untuk Cari Pengakuan, Mahasiswa di Bandung Barat Ditangkap

Jum'at, 18 September 2026 | 18:56 WIB
  • author Tatang Budimansyah
Diduga Rakit Bom dan Senjata Api untuk Cari Pengakuan, Mahasiswa di Bandung Barat Ditangkap
MSA diduga merakit bahan peledak dan senjata api hingga membagikan tutorial pembuatannya melalui grup WhatsApp bernama True Crime Community. (Foto: dok Polri)

BANDUNG BARAT, iNewsPurwakarta.id - Seorang mahasiswa berinisial MSA (25) ditangkap polisi di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Dia diduga merakit bahan peledak dan senjata api hingga membagikan tutorial pembuatannya melalui grup WhatsApp bernama True Crime Community.

MSA diamankan di sebuah rumah di Jalan Kampung Parigilame, Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong. Polisi kemudian melakukan penggeledahan di lokasi dan menemukan berbagai barang yang diduga berkaitan dengan bahan peledak serta senjata api.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, MSA diduga aktif dalam grup WhatsApp tersebut. Di dalam grup, dia disebut membagikan materi mengenai cara membuat bahan peledak.

Menurut Hendra, aktivitas tersebut dilakukan MSA untuk memperoleh pengakuan dari anggota komunitas.

“Tersangka MSA ini merupakan partisan di grup WhatsApp ‘True Crime Community’, sebuah komunitas yang membahas kasus kejahatan nyata. Dia bertindak sebagai motivator kejahatan ekstrem dengan memberikan tutorial cara pembuatan bahan peledak kepada anggota lainnya,” kata Kombes Pol Hendra Rochmawan dikutip Jumat (18/9/2026).

Tak hanya memberikan tutorial, MSA diduga juga mempraktikkan sendiri bahan peledak yang diraciknya. Aksi tersebut kemudian direkam dalam bentuk video dan disebarkan ke grup WhatsApp.

“Video tersebut kemudian diunggah dan dikirim ke grup WhatsApp. Motifnya adalah agar tersangka diakui dan dianggap sebagai ahli dalam pembuatan bahan peledak oleh komunitas tersebut,” ujarnya.

Editor: Iwan Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut