Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kemarau Panjang, PJT II Lanjutkan Modifikasi Cuaca untuk Jaga Pasokan Air Waduk Jatiluhur
Advertisement . Scroll to see content

FMK Dorong Pemkab Karawang Buka Ruang Lebih Luas bagi Komunitas Seni di Hari Jadi Karawang

Sabtu, 19 September 2026 | 17:07 WIB
  • author Irwan
FMK Dorong Pemkab Karawang Buka Ruang Lebih Luas bagi Komunitas Seni di Hari Jadi Karawang
FMK Dorong Pemkab Karawang Buka Ruang Lebih Luas bagi Komunitas Seni di Karawang. Foto: Ist

KARAWANG, iNewsPurwakarta.id - Forum Musisi Karawang (FMK) mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang membuka ruang yang lebih luas dan inklusif bagi komunitas seni, musisi, seniman tradisi, hingga talenta lokal dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Karawang.

FMK menilai, momentum hari jadi daerah tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai wadah untuk memperkenalkan keberagaman potensi seni sekaligus memperkuat ekosistem kreatif di Kabupaten Karawang.

Ketua Umum FMK, Deni Abdul Gofur, menegaskan bahwa pihaknya menghormati komunitas seni yang telah mendapatkan kepercayaan untuk terlibat dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Karawang.

Menurutnya, aspirasi yang disampaikan FMK bukan mengenai siapa yang mendapatkan panggung, melainkan bagaimana kesempatan berkarya dapat terbuka lebih luas bagi seluruh pelaku seni.

“Ini bukan persoalan Forum Musisi Karawang mendapatkan panggung atau tidak. Kami juga tidak sedang mempersoalkan komunitas yang telah dilibatkan. Yang kami suarakan adalah kesetaraan ruang, keterbukaan kesempatan, dan semangat kolaborasi bagi para pelaku seni Karawang,” ujar Deni.

Dia menyebut, Karawang memiliki banyak komunitas seni, musisi, seniman tradisi, pekerja kreatif, serta talenta lokal dengan karakter dan karya yang beragam. Seluruhnya merupakan bagian dari kekayaan seni dan budaya daerah yang perlu mendapatkan kesempatan untuk berkembang.

FMK berharap peringatan Hari Jadi Karawang dapat menjadi ruang pertemuan bagi berbagai komunitas sekaligus membuka peluang bagi talenta lokal untuk lebih dikenal masyarakat.

Senada, Sekretaris FMK, Dian Herdiawan, mengatakan pelibatan pelaku seni dalam agenda besar daerah seharusnya tidak hanya dipandang sebagai penyedia hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan dan pembangunan ekosistem seni.

“Yang perlu kita bangun bukan hanya acaranya, tetapi ekosistemnya. Di Karawang banyak sekali talenta yang mungkin belum dikenal publik karena belum mendapatkan ruang yang cukup untuk menunjukkan karya mereka. Momentum Hari Jadi Karawang seharusnya bisa menjadi salah satu etalase bagi keberagaman potensi tersebut,” kata Dian.

Menurutnya, semakin terbuka kesempatan bagi komunitas dan talenta lokal, semakin besar pula peluang munculnya regenerasi seniman serta kolaborasi baru di Karawang.

Dian menegaskan, FMK tidak ingin aspirasi tersebut berkembang menjadi sentimen antarkomunitas. Sebaliknya, pihaknya mengajak seluruh pelaku seni untuk tumbuh bersama dengan memperbanyak ruang ekspresi dan kesempatan tampil.

“Kami tidak ingin persoalan ini berkembang menjadi sentimen antarkomunitas. Justru sebaliknya. FMK ingin komunitas-komunitas seni di Karawang bisa tumbuh bersama. Bukan siapa yang paling berhak mendapatkan panggung, tetapi bagaimana kita bisa menciptakan lebih banyak panggung untuk karya,” tuturnya.

FMK juga berharap pemerintah daerah membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan berbagai komunitas dan pelaku seni. Dengan demikian, potensi seni di Karawang dapat dipetakan dan dilibatkan sesuai bidang serta karakter masing-masing.

Dian menilai, komunikasi dua arah menjadi kunci agar pemerintah dapat mengenali potensi yang belum banyak terekspos, sementara komunitas memiliki kesempatan menyampaikan gagasan dan karya.

“Pemerintah membuka ruang, komunitas membawa karya, dan masyarakat yang akhirnya menikmati hasilnya,” ujarnya.

Ke depan, FMK berharap pelibatan komunitas seni dalam kegiatan daerah dapat dilakukan melalui berbagai bentuk, mulai dari panggung pertunjukan, kolaborasi lintas komunitas, ruang ekspresi seni tradisi dan modern, hingga kesempatan bagi talenta baru untuk memperkenalkan karya kepada masyarakat.

FMK menegaskan, aspirasi tersebut bukan untuk mengambil ruang komunitas lain, melainkan mengajak seluruh pihak membangun ekosistem seni Karawang yang lebih sehat, terbuka, dan kolaboratif.

“Karawang terlalu kaya akan seni dan talenta jika keberagamannya tidak mendapatkan ruang untuk tampil,” tegasnya.

FMK pun mengajak seluruh pihak mengedepankan semangat kebersamaan, bukan persaingan antarkomunitas, demi kemajuan seni dan budaya di Kabupaten Karawang.

Bagi FMK, semangat yang ingin dibangun sederhana: bukan saling berebut panggung, tetapi memperbanyak panggung; bukan mempertentangkan komunitas, tetapi mempertemukan karya.

Karena Karawang adalah rumah bersama, dan dari seni, lahirlah kehidupan.

Editor: Iwan Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut