Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : DPMD Purwakarta Dukung BUMDes Jalin Hubungan dengan Pelaku Usaha dan BUMN
Advertisement . Scroll to see content

1.150 Pegawai BUMN dan Swasta Ikut Latihan Dasar Militer Komcad di Cimahi, Ini Tujuannya

Senin, 21 September 2026 | 16:07 WIB
  • author Irwan
1.150 Pegawai BUMN dan Swasta Ikut Latihan Dasar Militer Komcad di Cimahi, Ini Tujuannya
1.150 Pegawai BUMN dan Swasta Ikut Latihan Dasar Militer Komcad di Cimahi. (Foto: iNewsPurwakarta.id/Irwan).

CIMAHI, iNewsPurwakarta.id - Sebanyak 1.150 pegawai dari badan usaha milik negara (BUMN) dan badan usaha milik swasta (BUMS) mengikuti pembukaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) di Lapangan Soegiri, Pusdikpom Puspomad, Jalan Baru, Cimahi, Senin (21/9/2026).

Pembukaan latihan dipimpin Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kementerian Pertahanan RI, Letjen TNI Gabriel Lema. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pertahanan negara melalui keterlibatan masyarakat dan sektor dunia usaha.

Acara tersebut dihadiri Pangdam III/Siliwangi, Danpuspomad, Waaster Kasad, perwakilan perusahaan BUMN dan BUMS, serta para peserta latihan.

Dalam sambutannya, Letjen TNI Gabriel Lema menyebut kegiatan tersebut sebagai agenda kebangsaan yang mencerminkan semangat bela negara dan tanggung jawab bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, keikutsertaan pegawai perusahaan dalam pelatihan Komcad merupakan representasi keterlibatan masyarakat dalam sistem pertahanan rakyat semesta.

“Ini tidak lain dan tidak bukan merupakan amanat konstitusi, yang sudah mengamanatkan bahwa bela negara merupakan hak dan kewajiban setiap warga negara,” ujarnya.

Dia menjelaskan, semangat bela negara menjadi tanggung jawab kolektif seluruh elemen bangsa, bukan hanya TNI. Persatuan, gotong royong, dan kebersamaan menjadi kekuatan penting dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara.

Gabriel menyebut jumlah Komcad Indonesia saat ini telah mencapai sekitar 50.000 hingga 60.000 personel.

Namun, terkait target penambahan Komcad hingga 2029, dia menjelaskan pengembangannya akan mengikuti rencana pembangunan kekuatan komponen utama pertahanan yang telah dirumuskan pemerintah.

Komcad disiapkan untuk memperbesar kekuatan pertahanan nasional dan melengkapi komponen utama, bersama komponen pendukung lainnya.

Sementara itu, perwakilan BUMN dari Defense Industry Indonesia (Defend ID), Joga, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertahanan dan Badan Cadangan Nasional atas kesempatan yang diberikan kepada para pegawai perusahaan untuk mengikuti pendidikan dasar militer.

Lima perusahaan BUMN yang mengirimkan peserta melalui Defend ID yakni PT LEN, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia (PT DI), PT Dahana, dan PT PAL.

Selain itu, peserta juga berasal dari perusahaan swasta PT Chandra Asri Pacific.

“Kami perusahaan BUMN yang merupakan komponen pendukung pertahanan nasional telah diberi kesempatan pada hari ini untuk mengirimkan staf kami mengikuti pelatihan dasar militer dan menjadi komponen cadangan,” kata Joga.

Menurutnya, keikutsertaan para pegawai tersebut merupakan bentuk partisipasi perusahaan dalam mendukung pertahanan nasional.

Berdasarkan data penyelenggara, total peserta Komcad BUMN dan BUMS dalam kegiatan ini mencapai 1.150 orang.

Peserta berasal dari tiga kelompok, yakni:

Komcad reguler matra udara sebanyak 428 orang, terdiri dari 359 putra dan 69 putri.

BUMN Defend ID sebanyak 438 orang, terdiri dari 413 putra dan 25 putri.

BUMS PT Chandra Asri Pacific sebanyak 80 orang, terdiri dari 75 putra dan 5 putri.

Rincian tiga kelompok tersebut berjumlah 946 orang, sehingga masih terdapat selisih 204 orang dari total 1.150 peserta yang perlu dikonfirmasi kepada penyelenggara.

Pendidikan dilaksanakan di tiga lokasi, yakni Wingdik 800 sebanyak 500 orang, Pusdikpom sebanyak 500 orang, dan Pusbekangad sebanyak 150 orang.

Selama mengikuti pendidikan, para peserta mendapatkan sejumlah materi dasar militer dan pembinaan karakter.

Materi tersebut meliputi Peraturan Penghormatan Militer (PPM), teknik tempur dasar (Nikpursar), pembinaan rohani, mental ideologi, pembinaan mental perjuangan, serta kepemimpinan.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan memiliki kedisiplinan, semangat kebangsaan, serta kesiapan untuk menjalankan peran sebagai komponen cadangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Keterlibatan pegawai BUMN dan BUMS dalam program Komcad menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pertahanan nasional melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.***

Editor: Iwan Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut