Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : AMDAL Belum Selesai, Om Zein Minta Pembangunan Data Center AI BDx di Jatiluhur Ditunda
Advertisement . Scroll to see content

Lima Tim Ahli Jabar Dampingi Purwakarta Bahas AMDAL Data Center AI BDx

Senin, 05 Oktober 2026 | 13:23 WIB
  • author Irwan
Lima Tim Ahli Jabar Dampingi Purwakarta Bahas AMDAL Data Center AI BDx
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM). Foto: iNewsPurwakarta.id/Irwan

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan lima tim ahli untuk mendampingi Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam pembahasan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) rencana operasional pusat data berbasis kecerdasan buatan atau AI milik BDx CGK 4 di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kajian terhadap dampak pembangunan dan operasional data center dilakukan secara komprehensif, objektif, serta memiliki langkah mitigasi yang terukur.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mengatakan, pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan AMDAL merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

Menurutnya, Pemprov Jabar tidak memiliki kewenangan untuk mencampuri proses AMDAL yang menjadi kewenangan Pemkab Purwakarta. Namun, pemerintah provinsi tetap memberikan dukungan melalui pendampingan para ahli.

"Yang pertama kan PBG dan AMDAL itu menjadi kewenangannya Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan saya tidak memiliki otorisasi untuk mencampuri pelaksanaan AMDAL," ujar KDM kepada wartawan di lingkungan Pemkab Purwakarta, Senin (5/10/2026).

Hal itu disampaikan KDM saat membahas proyek data center AI BDx CGK 4 di Gedung Negara, Kompleks Pemkab Purwakarta, Senin (5/10/2026).

Pembahasan tersebut dihadiri Tim Ahli dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Perum Jasa Tirta II (PJT II), serta Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein.

KDM mengatakan, pembahasan AMDAL mulai dilakukan dengan melibatkan tambahan tim ahli dari Pemprov Jabar. Mereka nantinya membantu memastikan berbagai potensi dampak yang muncul dari pembangunan maupun operasional data center dapat diidentifikasi dan dimitigasi.

"Pemprov Jabar menyiapkan lima tim ahli untuk mendampingi Pemda Purwakarta dalam menyusun AMDAL agar AMDAL yang dikeluarkan komprehensif, objektif, termitigasi berbagai potensi yang ditimbulkan dari akibat pembangunan data center," katanya.

Menurut KDM, tim ahli tersebut melibatkan peneliti BRIN dan sejumlah akademisi. Pelibatan ahli dinilai penting karena data center berbasis AI memiliki aspek teknis dan teknologi yang membutuhkan kajian berdasarkan keilmuan.

"Kalau persoalan teknis dan teknologi ya harus dibahasnya dengan ahli akademisi. Enggak mungkin kita dibahas berdasarkan 'katanya'," ucapnya.

KDM Soroti Manfaat Data Center bagi Masyarakat

Selain persoalan lingkungan dan teknis, KDM juga menyoroti manfaat keberadaan data center AI tersebut bagi masyarakat Jawa Barat.

Ia berharap fasilitas tersebut tidak hanya memberikan manfaat dari sisi bisnis, tetapi juga dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai daerah.

"Penggunaan data center ini di AI ini harus memiliki manfaat bagi layanan publik, terutama layanan publik seluruh Pemda di Provinsi Jawa Barat," ujar KDM.

Sementara itu, Dini, perwakilan tim ahli dari BRIN, mengatakan para ahli akan memberikan masukan dalam proses penyusunan dan pembahasan AMDAL.

Menurutnya, dokumen AMDAL nantinya harus memuat berbagai persyaratan serta langkah mitigasi yang wajib dipenuhi pihak BDx sebelum pembangunan maupun operasional data center dilanjutkan.

"Saran-saran dari ahli nanti dibahas di AMDAL. Tim kita akan memitigasi beberapa requirement yang harus dilakukan oleh pihak BDx," kata Dini.

Ia menegaskan, keberadaan data center tersebut harus didasarkan pada dokumen AMDAL yang dapat diverifikasi, divalidasi, dan memiliki ukuran yang jelas terkait dampak serta langkah mitigasinya.

Kajian tersebut juga harus memastikan pembangunan dan operasional data center tidak merugikan masyarakat, terutama warga yang tinggal di desa-desa sekitar kawasan proyek.

"Nantinya pembangunan ini juga berdasarkan AMDAL yang terverifikasi, tervalidasi, terukur dan juga tentu saja tidak mengurangi atau tidak merugikan masyarakat, terutama masyarakat di desa sekitar," ujarnya.

Dengan pendampingan lima tim ahli tersebut, Pemprov Jabar berharap pembahasan AMDAL data center AI BDx CGK 4 dapat menghasilkan kajian yang objektif dan komprehensif, sekaligus memastikan kepentingan lingkungan dan masyarakat tetap menjadi perhatian utama.Kalau ingin, saya juga bisa buatkan 10 judul berita online yang lebih “menjual”/menarik klik tetapi tetap aman secara jurnalistik.***

Editor: Iwan Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut