Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Hebat di Pasawahan Purwakarta, Gudang Peralatan Pernikahan Ludes Dilalap Api
Advertisement . Scroll to see content

Kabut Asap Karhutla Lumpuhkan 2.458 Penerbangan, Kemenhub Perluas Mitigasi hingga Indonesia Timur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:22 WIB
  • author Iqbal Dwi Purnama
Kabut Asap Karhutla Lumpuhkan 2.458 Penerbangan, Kemenhub Perluas Mitigasi hingga Indonesia Timur
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat gangguan penerbangan akibat kabut asap meluas hingga Sulawesi, Maluku, dan Maluku Utara. (Foto: iNews)

Sementara itu, dua penerbangan rute Singapura-Palembang pulang pergi pada 15 Oktober 2026 dibatalkan akibat asap di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

Pada penerbangan perintis, sebanyak 22 penerbangan dibatalkan akibat kabut asap pada 16 Oktober 2026, termasuk dua penerbangan kargo. Pembatalan tersebut terjadi di Korwil Singkep sebanyak enam penerbangan, Korwil Kuala Pembuang empat penerbangan, Korwil Tanah Merah enam penerbangan, dan Korwil Gorontalo enam penerbangan.

"Selain gangguan akibat karhutla, Kemenhub mencatat 20 penerbangan berjadwal dalam negeri dibatalkan karena faktor lain. Penyebabnya meliputi abu vulkanik Gunung Lewotolok dan Gunung Dukono, cuaca buruk, angin kencang, serta perawatan dan gangguan teknis pesawat," kata dia.

Untuk mengantisipasi dampak kabut asap, Lukman menyebut bahwa pihaknya meminta pengelola bandara di wilayah terdampak menerapkan sejumlah langkah mitigasi. Upaya tersebut meliputi penerapan Low Visibility Procedures (LVP) bersama AirNav Indonesia dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), penerbitan Notice to Airmen (NOTAM), serta peningkatan kesiagaan operasional di sisi udara.

"Pengelola bandara juga diminta mengoptimalkan pelayanan penumpang di terminal, termasuk memberikan informasi terbaru mengenai penerbangan dan menyediakan masker," kata dia.

Di sisi lain, operasi water bombing untuk menangani karhutla terus berlangsung. Selama 20 April-16 Oktober 2026, operasi tersebut tercatat mencapai 5.179 flight cycle dengan melibatkan 38 pesawat dari 11 operator.

Bandara di wilayah terdampak turut mendukung operasi pemadaman dengan menyediakan area parkir pesawat dan helikopter water bombing, memprioritaskan slot penerbangan, serta menyiapkan posko pemantauan karhutla. Dukungan juga mencakup pendataan sumber air dan ketersediaan bahan bakar.

Ditjen Perhubungan Udara melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I-X terus berkoordinasi dengan pengelola bandara, AirNav Indonesia, maskapai, BMKG, dan instansi terkait untuk menjaga keselamatan serta keamanan penerbangan.

"Masyarakat diimbau tetap tenang dan memantau informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing sebelum berangkat ke bandara. Penumpang juga diminta memahami kemungkinan penyesuaian jadwal serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi," tuturnya.

 

Editor: Iwan Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut