Srikandi Penyuka Kucing yang Mengaspal di Seantero Bandung Itu Bernama Mpok Atun
Entah perasaan apa lagi yang berkecamuk dalam hati Atun Fitrotun. Yang pasti, dia begitu terharu dan lega saat anak perempuannya terselamatkan dari ancaman putus kuliah alias drop out (DO). Perempuan itu tak mampu menahan tangis untuk meluapkan rasa harunya.
HARI-HARI sebelumnya adalah hari-hari di mana Atun dilanda rasa gundah. Sebab, dia mesti menyediakan kocek Rp4,8 juta untuk biaya kuliah Dessy Andreani, salah satu anaknya.
Masa kuliah Dessy yang saat itu memasuki semester empat tak boleh berhenti di tengah jalan. Sebisa mungkin Atun harus menyediakan uang sebesar yang dibutuhkannya.
Persoalannya, bagaimana dan dari mana dia bisa memperolehnya, padahal perempuan yang biasa disapa Mpok Atun itu baru beberapa bulan bekerja.
Perempuan yang kini berusia 57 tahun itu benar-benar galau. Di tengah kondisi sulit itu, Dewi Keberuntungan ternyata sedang berbaik hati kepadanya.
“Bluebird memberi beasiswa kepada Dessy. Alhamdulillah,” tutur Mpok Atun saat ditemui di Pool Bluebird, Jalan Jend. H. Amir Machmud, Kota Cimahi, Jawa Barat, Rabu, 21 Oktober 2026.
Bluebird? Benar, Mpok Atun memang bekerja sebagai pengemudi taksi di perusahaan berlogo burung putih dengan latar biru itu.
Pada awalnya dia pesimistis anaknya akan memperoleh beasiswa dari manajemen Bluebird. Dia memang tahu di perusahaan itu ada program Bluebird Peduli, yakni program pemberian beasiswa bagi keluarga karyawan.
“Tapi saat itu saya baru bekerja selama delapan bulan. Sedangkan salah satu syarat untuk memperoleh beasiswa adalah karyawan dengan masa kerja minimal setahun. Saya bingung,” imbuhnya.
Editor: Iwan Setiawan