PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Ribuan warga berbondong-bondong menyerbu paket sembako dengan harga terjangkau pada Bazar Ramadan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Lokasinya, di Bale Indung Rahayu, Selasa (18/3/2025).
Mereka rela antre panjang demi mendapatkan paket sembako yang hanya dibanderol seharga Rp72 ribu, yang terdiri dari 5 kilogram beras, 2 liter minyak, gula pasir, dan tepung.
Di lokasi, terlihat banyak warga yang datang sejak pagi untuk memperoleh paket sembako tersebut. Beberapa anak kecil tampak menangis akibat menunggu terlalu lama dalam antrean. Paket sembako ini dapat dibeli dengan menggunakan KTP, dan setiap KTP hanya diperbolehkan untuk satu paket.
Salah satu warga, Rani (36), menyatakan bahwa keberadaan pasar sembako murah ini sangat membantu. Ia hanya perlu mengeluarkan Rp72 ribu untuk mendapatkan paket yang seharusnya bernilai lebih dari Rp100 ribu.
"Ini sangat membantu perekonomian, harganya jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran. Dengan Rp72 ribu, saya bisa mendapatkan beras, minyak, gula, dan tepung. Saya bisa menghemat sekitar Rp40 ribu," ujarnya pada Selasa (18/3/2025).
Ia juga menambahkan bahwa syarat untuk mendapatkan paket sembako murah ini cukup mudah, yaitu hanya perlu fotokopi KTP.
Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Sunarti (57), seorang warga lainnya. Ia menegaskan bahwa Bazar Ramadan yang menyediakan paket sembako murah ini sangat membantu masyarakat kecil dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Paket yang didapat cukup banyak dan harganya terjangkau. Itulah sebabnya banyak ibu-ibu yang datang ke sini," ujarnya.
Warga lain, Endang (48), mengaku telah mengantre sejak pagi. Meskipun harus berdesakan, ia akhirnya berhasil mendapatkan paket sembako murah tersebut.
"Ya, saya sudah antre dari pagi, tapi alhamdulillah saya dapat. Setiap orang hanya diperbolehkan satu paket, jadi tidak bisa mengambil lebih," ungkapnya.
Warga berharap agar operasi pasar murah ini dapat diadakan secara rutin, sehingga dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Dapatnya lumayan banyak dan harganya murah. Makanya emak-emak nyerbu semuanya kesini," ujarnya.
Warga lainnya Endang (48) mengaku telah mengantre sejak pago hari. Meski harus berdesak-desakan, dirinya akhirnya mendapatkan paket sembako murah tersebut.
"Iyah dari pagi, tapi alhamdulillahnya dapet. Setiap orang dapetnya cuma satu, jadi gak bisa ngambil lebih," ungkapnya.
Warga berharap, operasi pasar murah ini dapat secara rutin diselenggarakan, sehingga dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. ***
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait