Mayat Bayi Terbungkus Kresek Hitam Gegerkan Warga Maniis, Mengambang di Waduk Cirata

Irwan
Petugas Inafis Polres Purwakarta saat mengevakuasi mayat bayi yang ditemukan di Waduk Cirata. Foto: Ist

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Warga Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, digemparkan dengan penemuan mayat seorang bayi yang mengambang di perairan Kolam Jaring Apung Langkob, Waduk Cirata. Bayi malang tersebut ditemukan terbungkus kresek hitam di wilayah Rawa Taal, Desa Sinargalih, Selasa (23/12/2025) siang.

Penemuan tragis itu pertama kali diketahui sekitar pukul 12.30 WIB oleh seorang pemilik kolam jaring apung yang tengah membersihkan kolam miliknya. Awalnya, saksi melihat sebuah kantong plastik hitam mengambang dan terbawa angin ke arah kolam.

“Karena posisinya sudah dekat dan mengganggu aktivitas, kresek itu diambil. Namun saat didekati tercium bau menyengat. Setelah dibuka, ternyata di dalamnya terdapat mayat bayi,” ujar Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, Rabu (24/12/2025).

Kresek hitam tersebut diketahui dilapisi hingga tiga lapis, seolah sengaja dibungkus rapi untuk menyembunyikan isinya. Terkejut dengan temuan tersebut, saksi kemudian memanggil pekerja kolam di sebelahnya sebelum melaporkan kejadian itu kepada pihak Desa Sinargalih.

Laporan tersebut segera diteruskan ke Polsek Maniis. Petugas piket bersama perangkat desa langsung mendatangi lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres Purwakarta untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari pemeriksaan awal, bayi tersebut ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan terbungkus rapi di dalam kresek hitam,” kata Enjang.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan bersama jasad bayi tersebut sebagai barang bukti. Di antaranya satu helai kain berwarna hijau, satu kain sarung berwarna hitam, serta tiga lembar kresek hitam berukuran besar.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas bayi tersebut dan mencari pihak yang bertanggung jawab atas perbuatan keji ini.

“Langkah-langkah yang sudah dilakukan meliputi menerima laporan, mengamankan TKP, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari para saksi,” tutup Enjang.

Kasus ini menyisakan duka dan keprihatinan mendalam bagi warga sekitar, sekaligus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum untuk mengungkap kebenaran di balik kematian bayi tersebut.***

Editor : Iwan Setiawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network