Menurut Cellica, kolaborasi antara DPR RI, BGN, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Ia mengajak semua pihak untuk aktif mengawal pelaksanaan MBG sekaligus memberikan masukan demi perbaikan berkelanjutan.
“Program yang baik ini harus didukung dengan sosialisasi yang baik. Tentunya kita semua, masyarakat, kami di DPR RI bersama BGN dan pemerintah harus berkolaborasi. Yang kurang baik harus diperbaiki. Tapi kalau sudah bagus juga harus kita apresiasi,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi kendala di lapangan, pemerintah juga akan menyiapkan saluran pengaduan atau hotline. Fasilitas ini diharapkan mampu menampung aspirasi dan laporan masyarakat terkait kualitas gizi, keamanan pangan, hingga kelancaran rantai pasok.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap Program Makan Bergizi Gratis semakin meningkat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing di masa depan. ***
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait
