Sang ayah, Asep Darmawan, mengungkapkan bahwa minat anaknya terhadap wayang golek memang sudah terlihat sejak kecil. Meski begitu, untuk suara dalang dan musik pengiring, saat ini masih menggunakan rekaman.
“Bakat dari kakeknya. Abimanyu memang suka memainkan wayang golek, tetapi untuk suara dan musik masih mengandalkan rekaman,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala TK Alquran Miftahul Khoir, Nia Kurniawati, menyampaikan bahwa pihak sekolah selalu memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya, termasuk di bidang seni tradisional seperti wayang golek.
“Kami memberi ruang ekspresi bagi siswa yang memiliki kemampuan di bidang apapun, termasuk Abimanyu yang memiliki bakat sebagai dalang cilik,” ungkapnya.
Pihak sekolah berharap, keberanian Abimanyu dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk berani tampil dan mengasah kemampuan di ruang publik, baik di bidang seni maupun potensi positif lainnya.***
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait
