Politisi Partai Golkar itu mengaku marah dan kecewa setelah mendengar lirik lagu tersebut. Menurutnya, karya yang dibuat oleh seorang kepala daerah seharusnya mencerminkan penghormatan terhadap perempuan, bukan sebaliknya.
"Sebagai seorang perempuan, lagu ini mengandung unsur penghinaan dan dengan nyata merendahkan kaum perempuan," tegasnya.***
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait
