PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Sebuah video yang beredar luas di media sosial dan diduga memperlihatkan seorang anggota DPRD Kabupaten Purwakarta berada di tempat hiburan malam bersama seorang perempuan, menuai sorotan publik.
Video tersebut memicu polemik karena sosok pria di dalamnya disebut-sebut sebagai salah seorang anggota DPRD Purwakarta. Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi yang memastikan identitas pria tersebut maupun lokasi tempat video itu direkam.
Sorotan pun mengarah kepada DPRD Kabupaten Purwakarta. Publik mempertanyakan langkah lembaga legislatif apabila sosok dalam video tersebut benar merupakan anggota dewan.
Terlebih, perilaku seorang wakil rakyat di ruang publik menjadi perhatian karena dinilai berkaitan dengan citra serta kehormatan lembaga yang diwakilinya.
Namun, Sekretariat DPRD Kabupaten Purwakarta memilih tidak banyak berkomentar mengenai polemik tersebut.
Sekretaris DPRD (Sekwan) Purwakarta, Rudi Setiawan, mengatakan dirinya tidak memiliki kewenangan untuk memberikan tanggapan maupun mengambil tindakan terhadap perilaku anggota DPRD.
Menurut Rudi, anggota DPRD bukan berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS), sehingga persoalan yang menyangkut perilaku anggota dewan bukan berada dalam kewenangan Sekretariat DPRD.
“Yang berwenang BK (Badan Kehormatan) DPRD Purwakarta. Silakan konfirmasi ke BK,” ujar Rudi.
Ia menjelaskan, Sekretariat DPRD memiliki tugas administratif dan fasilitasi terhadap kegiatan lembaga legislatif. Sementara persoalan yang berkaitan dengan kode etik dan perilaku anggota DPRD menjadi ranah Badan Kehormatan.
Terpisah, Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Purwakarta, Sulaeman, mengaku belum dapat memberikan keterangan lebih jauh terkait video tersebut.
Menurutnya, Badan Kehormatan belum melakukan pembahasan bersama pimpinan untuk menentukan langkah yang akan diambil.
“Ketua kan lagi di sana, jadi bingung. Kita juga belum ngumpul,” kata Sulaeman saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon pribadinya beberapa hari lalu.
Sulaeman mengatakan, pihaknya perlu terlebih dahulu melakukan koordinasi dan membahas persoalan tersebut secara internal sebelum mengambil sikap.
Ia pun menyampaikan rencana untuk bertemu dengan Ketua Badan Kehormatan DPRD Purwakarta guna membahas persoalan yang telah menjadi perhatian masyarakat tersebut.
“Mudah-mudahan besok kami ketemu Pak Ketua dulu,” ujarnya.
Polemik video tersebut kini menjadi perhatian publik. Masyarakat menunggu apakah Badan Kehormatan DPRD Purwakarta akan melakukan klarifikasi terhadap anggota dewan yang disebut-sebut berada dalam video tersebut.
Jika benar melibatkan anggota DPRD Purwakarta, publik juga menantikan apakah persoalan itu akan ditindaklanjuti melalui mekanisme kode etik yang berlaku di lingkungan DPRD.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari anggota DPRD yang diduga berada dalam video mengenai identitas, waktu, lokasi, maupun konteks rekaman tersebut.
Badan Kehormatan DPRD Purwakarta juga belum menyampaikan keputusan ataupun tindakan resmi terkait video yang viral di media sosial itu. ***
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait
