Palak Polisi di Minimarket Purwakarta, Preman Bersenjata Samurai Malah Ditangkap

Irwan
Aipda Asep Sumantri, Baur STNK Satlantas Polres Purwakarta, saat menangkap preman di minimarket. Foto: Istimewa

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Aksi seorang pria yang diduga melakukan pemalakan terhadap sejumlah warga di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, berakhir setelah dilumpuhkan anggota Satuan Lalu Lintas Polres Purwakarta.

Pria bernama Aditia Rijki Saputra, warga Kota Bandung, diamankan polisi setelah diduga meminta uang kepada sejumlah orang sambil membawa senjata tajam jenis samurai.

Keberanian Aipda Asep Sumantri, Baur STNK Satlantas Polres Purwakarta, saat menghadapi pria tersebut terekam dalam video amatir warga. Rekaman itu kemudian viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Aipda Asep yang mengenakan kaus polisi lalu lintas terlihat mengamankan pelaku di dalam sebuah minimarket.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa tengah malam di minimarket Jalan Ipik Gandamanah, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta.

Sebelum diamankan, pelaku diduga meminta uang sebesar Rp100 ribu kepada Aipda Asep yang saat itu tengah berbelanja.

Pelaku bahkan mengikuti Aipda Asep keluar minimarket hingga masuk ke dalam mobil. Saat berada di dekat kendaraan, pelaku disebut menggedor kaca mobil sambil meminta uang.

Aipda Asep kemudian mengajak pelaku kembali masuk ke minimarket. Di lokasi tersebut, ia berhasil melumpuhkan pelaku dengan tangan kosong hingga menyerah dan diamankan ke kantor polisi.

Aipda Asep diketahui pernah menjadi ajudan Dedi Mulyadi saat menjabat Bupati Purwakarta untuk periode keduanya.

Meski mengakui kesalahannya, pelaku disebut sempat mengancam akan melaporkan Aipda Asep kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Ancaman itu justru menjadi sorotan karena Aipda Asep merupakan mantan ajudan Dedi Mulyadi saat menjabat Bupati Purwakarta.

Aipda Asep Sumantri – Baur STNK Satlantas Polres Purwakarta, menjelaskan bahwa sebelum meminta uang kepadanya, pelaku diduga telah melakukan pemalakan terhadap sejumlah orang lain di sekitar minimarket.

Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku diduga sempat meminta uang kepada sedikitnya lima orang sebelum berhadapan dengan Aipda Asep.

"Mereka di antaranya kasir minimarket, pengunjung, pedagang kaki lima, hingga warga yang sedang ngopi di depan minimarket," kata Asep.

Hingga kini, Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta masih memeriksa pelaku untuk mendalami dugaan aksi premanisme tersebut, termasuk kemungkinan adanya korban lain maupun lokasi kejadian lainnya.

Polisi juga masih mendalami dugaan penggunaan senjata tajam dalam aksi pemalakan tersebut.***

Editor : Iwan Setiawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network