Kenaikan Harga Gas LPG Non Subsidi Dikeluhkan Agen, Omset Turun 50 Persen

PURWAKARTA, iNews.id - Kenaikan harga gas L-P-G non subsidi untuk rumah tangga, khususnya tabung 12 kilogram, dikeluhkan agen gas L-P-G di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Salah satunya, Hasan pemilik agen gas L-P-G non subsidi di Kampung Pasir Nangka, Kecamatan Babakancikao, Purwakarta. Ia mengaku imbas dari kenaikan harga gas LPG non subsidi sangat terasa. Omset penjualannya menurun tajam.
"Iya Pa, omset penjualan gas LPG menurun tajam, sekitar 50 persen dari sebelum kenaikan," ucapnya.
Turunnya omset penjualan gas LPG tersebut, sambung Hasan, karena pembeli sepi. Ia yakin, banyak warga yang biasa membeli LPG non subsidi beralih membeli gas LPG melon yang disubsidi pemerintah.
Sementara kenaikan harga gas LPG non subsidi 12 kilogram di agennya sekitar 20 ribu rupiah per tabung. Dimana sebelumnya ia menjual Rp.189 ribu, sekarang menjadi 209 ribu 500 rupiah.
Editor : Iwan Setiawan