get app
inews
Aa Text
Read Next : Kapolres Purwakarta Pastikan Kesiapan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Jelang Idul Fitri 1446 Hijria

Jelang Libur Nataru 2024-2025, Kakorlantas Survei Jalur MUdik di Cikopo Purwakarta

Jum'at, 29 November 2024 | 09:36 WIB
header img
Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan saat survei jalur mudik libur Nataru 2024-2025 di Pos Pol Cikopo Purwakarta. (Foto: Istimewa)

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Didampingi Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah, Kakorlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan, melakukan survei jalur mudik libur Nataru dan berkoordinasi dengan instansi terkait di Pos Polisi Cikopo, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (28/11/2024) kemarin.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Aan Suhanan mengatakan, masyarakat yang akan melakukan perjalanan pada arus mudik libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 diperkirakan akan mengalami peningkatan sekitar 2,8 persen.

Fari total sekitar 107 juta penumpang tahun ini, kata dia, diprediksi akan meningkat menjadi 110 juta pada momen libur Nataru 2025.

Aan menjelaskan, peningkatan tersebut, akan terjadi pada perjalanan wisata, yang diperkirakan mencapai lebih dari 40 persen.

Sementara sekitar 30 persen, lanjut dia, diperkirakan akan melakukan perjalanan mudik, dan sebagian lainnya melaksanakan kegiatan keagamaan.

"Untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, Polri telah merencanakan sejumlah strategi, salah satunya dengan membatasi angkutan barang," ucap Aan di Pos Polisi Cikopo, Kamis, (28/11/2024).

Menurut dia, pembatasan tersebut penting agar pergerakan kendaraan lebih lancar.

"Tanpa pembatasan, kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga ke atas berpotensi menyebabkan kemacetan. Terutama di jalur tol dan arteri," ucapnya.

Di sisi lain, Jasa Marga bersama Astra Cipali dan Cisumdawu telah memetakan beberapa titik krusial yang berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama di ruas jalan tol Jakarta-Cikampek. 

Titik rawan macet terpantau di Tol Japek lada KM 25, KM 47, KM 70 dan di Tol Cipali pada KM 110 yang akan menjadi perhatian utama untuk mengurangi potensi hambatan.

"Pada titik tersebut ada beberapa hal yang menjadi penyebab kemacetan mulai dari titik temu dari Tol Cimanggis ke Japek, kemudian gerbang tol serta penyempitan jalan," katanya.

Aan juga menambahkan bahwa simulasi penanganan arus lalu lintas telah dilakukan, dengan fokus pada titik-titik yang rawan terjadinya penyempitan jalur. 

"Rekayasa lalu lintas pun akan kami siapkan bila terjadi penumpukan kendaraan, seperti contra flow di Tol Cipali dari mulai dari KM 110," ujarnya.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat memastikan kelancaran perjalanan para pemudik dan wisatawan selama libur Nataru 2024-2025. ***

 

Editor : Iwan Setiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut