get app
inews
Aa Text
Read Next : Ngaku Jenderal, Ternyata Pekerja Rental: Penganiaya Pegawai SPBU Diciduk Polisi

Polisi Naikkan Kasus Bocah 13 Tahun Tewas di Sukabumi ke Tahap Penyidikan 

Senin, 23 Februari 2026 | 18:01 WIB
header img
Kapolres Sukabumi AKBP Samian menjelaskan, proses penyelidikan dilakukan secara intensif sejak laporan awal diterima. (Foto: Istimewa).

SUKABUMI, iNewsPurwakarta.id – Kematian bocah berinisial NS (13) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kini memasuki babak baru. Polres Sukabumi resmi meningkatkan penanganan perkara ini ke tahap penyidikan setelah menemukan sejumlah alat bukti yang mengarah pada dugaan tindak pidana kekerasan.

Kapolres Sukabumi AKBP Samian menjelaskan, proses penyelidikan dilakukan secara intensif sejak laporan awal diterima. Aparat bergerak cepat untuk mengumpulkan bukti dan meminta keterangan sejumlah pihak.

“Kami maraton selama 24 jam melakukan penyelidikan. Perkara ini sudah kami naikkan ke tingkat penyidikan karena kami telah menemukan beberapa alat bukti yang dapat kami yakini adanya peristiwa pidana, yaitu dugaan tindak pidana kekerasan, baik fisik maupun psikis terhadap korban anak saudara NS,” ujar AKBP Samian, dikutip dari iNews Sukabumi, Senin (23/2/2026).

Dalam pengusutan kasus ini, kepolisian mengedepankan pendekatan Scientific Crime Investigation serta bekerja sama dengan berbagai instansi. Metode tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan berbasis pembuktian ilmiah.

“Kami tentu memonitor dinamika di media sosial, namun kami tidak under pressure. Kami fokus dan profesional dalam penanganan perkara ini. Kami lakukan secara Scientific Crime Investigation dan berkolaborasi dengan dinas terkait, termasuk menggali aspek psikologi forensik. Kami juga melibatkan Mabes Polri untuk pemeriksaan toksikologi forensik,” kata AKBP Samian.

Terkait ibu tiri korban berinisial TR yang menjadi sorotan publik, Kapolres memastikan yang bersangkutan telah diperiksa dan dimintai keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan.

“Saudari TR sudah kami lakukan BAP. Saat ini perkara sudah naik sidik dan kami sedang mendalami seluruh keterangan dalam Berita Acara Pemeriksaan. Kami tidak gegabah, semua alibi kami cek secara menyeluruh. Kami mohon dukungan agar proses penegakan hukum ini bisa berjalan independen, profesional, dan benar-benar mengedepankan Scientific Crime Investigation,” katanya.

Polisi juga telah mengantongi hasil visum luar terhadap jasad korban. Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan sejumlah luka pada bagian tubuh dan wajah.

“Untuk visum luar sudah kami dapatkan. Korban mengalami luka pada badan dan area muka yang disebabkan oleh trauma panas serta trauma benda tumpul. Sedangkan hasil autopsi lengkap masih kami tunggu dari ahli forensik untuk mendukung pembuktian,” ungkapnya.

Sejauh ini, sedikitnya 16 saksi telah diperiksa untuk mengungkap secara terang penyebab kematian NS. Namun, penyidik belum menetapkan tersangka karena masih menunggu penguatan alat bukti tambahan.

“Kami sudah memeriksa 16 saksi dan kami dalami secara menyeluruh. Untuk penetapan tersangka, kami menunggu alat bukti tambahan berikutnya agar semuanya benar-benar kuat secara hukum,” ucapnya.

Polres Sukabumi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Kepolisian memastikan proses penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, independen, dan berbasis pembuktian ilmiah hingga tuntas.***

Editor : Iwan Setiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut