Ngaku Jenderal, Ternyata Pekerja Rental: Penganiaya Pegawai SPBU Diciduk Polisi
JAKARTA, iNewsPurwakarta.id – Aksi penganiayaan terhadap seorang pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jakarta Timur akhirnya berujung penangkapan. Pria berinisial JM (31), yang sempat mengaku sebagai jenderal saat insiden terjadi, ternyata hanya seorang pekerja rental.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, mengungkapkan bahwa pelaku diringkus tidak lama setelah video penganiayaan tersebut menyebar luas di media sosial. Penangkapan dilakukan di kawasan Bekasi, Jawa Barat.
"Pelaku ditangkap di kawasan Bekasi, Jawa Barat tak lama berita penganiayaan viral," ujar Alfian, Rabu (25/2/2026).
Setelah diamankan, JM langsung menjalani pemeriksaan. Dalam interogasi awal, polisi mendalami kronologi kekerasan yang dilakukan terhadap pegawai SPBU tersebut. Kepada penyidik, JM berdalih emosinya tersulut karena bajunya lebih dulu ditarik korban. Dalam situasi itu pula ia mengklaim dirinya sebagai seorang jenderal.
Namun keterangan tersebut dibantah oleh pihak kepolisian. Berdasarkan rekaman yang beredar, tidak ditemukan adanya aksi penarikan baju oleh pegawai SPBU sebagaimana yang dituduhkan JM.
"Saya lihat tidak ada penarikan baju ke kamu. malah sebaliknya kamu narik baju," tegas Alfian.
Pemeriksaan lanjutan mengungkap fakta lain. Dari hasil tes, JM dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu dan ganja. Saat ini, pelaku telah ditahan di Mapolres Metro Jakarta Timur untuk proses hukum lebih lanjut.***
Editor : Iwan Setiawan