Buntut 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, MPR Kecam Israel dan Desak Penarikan Pasukan
JAKARTA, iNewsPurwakarta.id – Tragedi gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon memicu reaksi keras dari Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI). Lembaga tinggi negara itu mengusulkan agar pemerintah segera menarik pasukan Indonesia dari penugasan di bawah United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan, langkah penarikan pasukan dinilai sejalan dengan amanat konstitusi untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia, termasuk prajurit yang sedang bertugas di luar negeri.
"Sesuai dengan konstitusi yang memerintahkan untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, agar Indonesia menarik pasukannya dalam misi perdamaian tersebut," ujar Muzani saat memaparkan hasil rapat pimpinan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (31/3/2026).
MPR juga melontarkan kecaman keras terhadap Israel atas serangan yang menewaskan prajurit TNI. Muzani menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan yang tidak dapat diterima, terlebih para prajurit tengah menjalankan misi perdamaian.
"Pimpinan MPR RI dengan 732 anggota majelis mengutuk dengan keras tindakan Israel yang sangat biadab terhadap putra-putra terbaik kita yang sedang menjalankan misi perdamaian yang merupakan tugas dan tanggung jawab konstitusi dalam menjaga perdamaian di Lebanon Selatan," kata Muzani.
Editor : Iwan Setiawan