Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tanamkan Disiplin Lalulintas Sejak Dini, Polwan Purwakarta Gelar Police Goes To School
Advertisement . Scroll to see content

Warisi Bakat Sang Kakek, Bocah TK di Purwakarta Mahir Mainkan Wayang Golek Sejak Usia 2 Tahun

Jum'at, 17 April 2026 | 17:00 WIB
  • author irwan
Warisi Bakat Sang Kakek, Bocah TK di Purwakarta Mahir Mainkan Wayang Golek Sejak Usia 2 Tahun
Dalang cilik, Abimanyu Yudha Perkesit (6) saat memainkan wayang golek. (Foto: iNewsPurwakarta.id/Irwan)

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id – Kepiawaian tangan kecil Abimanyu Yudha Perkesit (6) memainkan wayang golek sukses memukau kepala sekolah, para guru, hingga teman-teman sebayanya. Dengan iringan alunan musik khas pewayangan, dalang cilik ini tampil percaya diri di sekolahnya, TK Alquran Miftahul Khoir, Kampung Cikopak, Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jum'at (17/4/2026).

Bakat seni Abimanyu ternyata sudah terlihat sejak usia sangat dini. Anak bungsu dari tiga bersaudara pasangan Asep Darmawan dan Yuliani ini mulai memainkan wayang golek sejak berusia 2 tahun. Kemampuan tersebut diduga kuat merupakan warisan dari sang kakek yang juga berprofesi sebagai dalang di daerah Bandung.

Meski masih duduk di bangku taman kanak-kanak, keberanian Abimanyu untuk tampil di depan publik patut diacungi jempol. Ia bahkan telah belasan kali tampil dalam berbagai acara, baik di lingkungan sekolah maupun di luar.

Dalam penampilannya di sekolah, Abimanyu membawakan lakon perang tanding antara Sakil melawan Setyaki.

“Tadi pentas di sekolah membawakan cerita perang tanding Sakil lawan Setyaki,” ujarnya polos.

Sang ayah, Asep Darmawan, mengungkapkan bahwa minat anaknya terhadap wayang golek memang sudah terlihat sejak kecil. Meski begitu, untuk suara dalang dan musik pengiring, saat ini masih menggunakan rekaman.

“Bakat dari kakeknya. Abimanyu memang suka memainkan wayang golek, tetapi untuk suara dan musik masih mengandalkan rekaman,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala TK Alquran Miftahul Khoir, Nia Kurniawati, menyampaikan bahwa pihak sekolah selalu memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya, termasuk di bidang seni tradisional seperti wayang golek.

“Kami memberi ruang ekspresi bagi siswa yang memiliki kemampuan di bidang apapun, termasuk Abimanyu yang memiliki bakat sebagai dalang cilik,” ungkapnya.

Pihak sekolah berharap, keberanian Abimanyu dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk berani tampil dan mengasah kemampuan di ruang publik, baik di bidang seni maupun potensi positif lainnya.***

Editor: Iwan Setiawan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut