get app
inews
Aa Text
Read Next : Ceramah Soal Mati Syahid Berujung Laporan Polisi, Jusuf Kalla: Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan

Soal Ceramah Jusuf Kalla di UGM, KAPKI Ajak Umat Kristiani Kedepankan Nilai Kasih

Sabtu, 18 April 2026 | 20:01 WIB
header img
Ketua Kesatuan Aksi Pemuda Kristen Indonesia (KAPKI) Imanuel Ebenhaezer Lubis saat menggelar konferensi pers di Jakarta. (foto: iNews)

JAKARTA, iNewsPurwakarta.id – Kesatuan Aksi Pemuda Kristen Indonesia (KAPKI) angkat bicara terkait polemik ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, yang menyinggung istilah mati syahid di Masjid Universitas Gadjah Mada. KAPKI menilai pernyataan tersebut bukan bentuk provokasi, melainkan upaya mengingatkan agar konflik seperti di Poso dan Ambon tidak kembali terulang.

"Kita harus telusuri historisnya mengapa beliau mengatakan demikian. Mungkin supaya kejadian Poso dan Ambon tidak terulang kembali dan tidak ada maksud untuk memprovokasi," ujar Ketua KAPKI, Imanuel Ebenhaezer Lubis, dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).

Imanuel menegaskan, pihaknya tetap menunjukkan sikap kasih dan dukungan kepada JK. Ia menilai mantan wapres tersebut merupakan tokoh yang telah banyak berjasa bagi bangsa.

"Kami katakan, kami mengasihi Pak Jusuf Kalla, kami mendoakan Pak Jusuf Kalla supaya sehat selalu dan kita juga tahu beliau adalah pribadi yang memberikan jasanya untuk bangsa ini," ujarnya.

Ia juga mengingatkan organisasi-organisasi Kristiani di Indonesia agar menjadi teladan di tengah masyarakat dengan mengedepankan nilai kasih, sebagaimana ajaran Yesus Kristus.

Editor : Iwan Setiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut