Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Pejabat BKAD Purwakarta, Hasil Forensik Jadi Penentu
PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Misteri kematian YS, pejabat Pemerintah Kabupaten Purwakarta yang ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, mulai menemukan titik terang. Polisi mengungkap adanya dugaan rangkaian percobaan bunuh diri yang dilakukan korban sebelum akhirnya meninggal dunia. Namun, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, mengatakan penyidik telah menemukan kesesuaian antara rekonstruksi dugaan peristiwa dengan sejumlah fakta yang ditemukan di lokasi kejadian.
"Perkara ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik dan autopsi. Namun, sementara ini sudah ada kesesuaian antara alur kejadian dengan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan," ujar Made, Selasa (30/6/2026).
Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga sempat mencoba mengakhiri hidup dengan menggunakan kabel di atas plafon rumah. Namun, kabel tersebut diduga putus sehingga korban terjatuh dan mengalami luka memar pada bagian kaki.
Untuk memastikan dugaan tersebut, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan DNA dari sampel keringat yang ditemukan pada kabel dan tubuh korban.
Tak hanya itu, polisi juga mendalami dugaan percobaan bunuh diri dengan meminum cairan parfum. Dugaan ini muncul setelah tim forensik menemukan cairan parfum dalam jumlah cukup banyak di lambung korban. Saat ini, cairan yang ditemukan di tubuh korban maupun botol parfum yang diamankan dari lokasi masih menjalani uji laboratorium.
Penyidik juga mengungkap adanya dugaan percobaan bunuh diri menggunakan senjata tajam yang diarahkan ke bagian leher. Dugaan tersebut masih didalami melalui pemeriksaan forensik.
Meski demikian, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, penyebab kematian korban diduga akibat luka tusuk di bagian ulu hati. Polisi menegaskan seluruh dugaan tersebut masih menunggu pembuktian ilmiah sebelum menyimpulkan penyebab pasti kematian.
Sebelumnya, Satreskrim Polres Purwakarta bersama Tim Inafis Polda Jawa Barat dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan di rumah korban di Jalan Patinggi III, Kampung Karangsari, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta.
YS, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada BKAD Purwakarta, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah di kamar rumahnya pada Minggu (14/6/2026) malam. Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya yang baru pulang menghadiri acara wisuda bersama anak dan mertuanya.
Hingga kini, polisi masih menunggu hasil autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik sebagai dasar penentuan kesimpulan akhir penyelidikan.***
Editor: Iwan Setiawan