Dimanja Om Zein! Pengantin Nikah Massal Purwakarta Dijemput Mobil Dinas dan Menginap di Rumah Dinas
PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id – Sebanyak 17 pasangan calon pengantin mengikuti program nikah massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Purwakarta di Pendopo Kabupaten Purwakarta, Rabu (22/7/2026). Program bertajuk Nikah Paket Hemat ini digagas untuk membantu masyarakat menikah secara sah tanpa terbebani biaya pernikahan yang tinggi.
Suasana bahagia terlihat sejak para pasangan pengantin tiba di lokasi. Mereka disambut langsung oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein bersama jajaran pejabat Pemkab Purwakarta. Bupati juga menyempatkan berbincang dengan para pengantin dan keluarga yang hadir.
Menurut Om Zein, program Nikah Paket Hemat merupakan upaya pemerintah daerah mengurangi beban ekonomi masyarakat, khususnya biaya resepsi pernikahan yang kerap membuat calon pengantin harus berutang.
"Yang terpenting adalah masyarakat bisa menikah secara sah tanpa harus memaksakan diri menggelar pesta yang menghabiskan biaya besar," ujarnya.
Selain proses akad nikah yang digelar secara gratis, Pemkab Purwakarta juga memberikan berbagai fasilitas kepada pasangan pengantin. Mulai dari mobil pengantin hingga fasilitas menginap di guest house Rumah Dinas Bupati yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat bulan madu.
Salah seorang pengantin, Rusmiati, mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti program tersebut. Menurutnya, seluruh fasilitas yang diberikan pemerintah sangat membantu sehingga dirinya dan pasangan dapat memulai kehidupan rumah tangga tanpa terbebani biaya pernikahan.
"Alhamdulillah sangat terbantu. Kami jadi bisa menikah tanpa harus memikirkan biaya yang besar," katanya.
Pemkab Purwakarta berkomitmen untuk terus mengembangkan program Nikah Paket Hemat di seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah Kabupaten Purwakarta. Pemerintah juga menyiapkan kendaraan dinas untuk menjemput pasangan pengantin serta menyediakan Rumah Dinas Bupati sebagai tempat menginap bagi pengantin baru.
Program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin menikah secara sederhana, sah, dan tetap berkesan tanpa harus terbebani persoalan biaya.***
Editor : Iwan Setiawan