get app
inews
Aa Text
Read Next : Ajak Pegadaian, Polisi Uji Keaslian 74 Kg Emas Sitaan Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Presiden Prabowo Ingin Bongkar Dugaan Keterlibatan Oknum TNI-Polri di 1.000 Tambang Ilegal

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:03 WIB
header img
Presiden Prabowo mengungkap keberadaan sekitar 1.000 tambang ilegal yang diduga masih beroperasi. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNewsPurwakarta.id Presiden Prabowo Subianto mengungkap keberadaan sekitar 1.000 tambang ilegal yang diduga masih beroperasi di Indonesia. Dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026), Prabowo secara terbuka memerintahkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

Menurut Prabowo, mustahil ribuan tambang ilegal dapat beroperasi tanpa adanya keterlibatan aparat atau pejabat yang memiliki kewenangan di lapangan. Karena itu, ia meminta penegakan hukum dilakukan secara serius dan tanpa pandang bulu.

“Karena itu saya minta bener-bener Panglima TNI dan Kapolri, usut! Tidak mungkin 1.000 tambang berjalan ilegal tanpa pejabat kepolisian dan TNI,” ujar Prabowo.

Selain menyoroti praktik tambang ilegal, Presiden juga meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusut dugaan keterlibatan oknum Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam berbagai aktivitas penyelundupan.

“Tapi Menteri Keuangan, usut Bea Cukai juga! Iya, kan?” kata Prabowo.

Pernyataan tersebut langsung disambut sorak-sorai dan tepuk tangan dari anggota DPR, MPR, dan DPD RI yang menghadiri sidang paripurna.

Prabowo turut menyoroti peran Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI dalam mengawasi wilayah perairan Indonesia. Ia mempertanyakan mengapa praktik penyelundupan masih marak terjadi, terutama di kawasan perbatasan.

“Bakamla, tugasmu jaga itu penyelundupan. Kenapa masih banyak penyelundupan di situ?” ucap Prabowo.

Menurut Presiden, pembenahan menyeluruh di berbagai institusi negara sangat diperlukan untuk mencegah kebocoran keuangan negara dan melindungi sumber daya nasional. Ia menegaskan langkah tersebut harus dilakukan dengan keberanian dan integritas.

“Saudara-saudara, tidak ada masalah. Kita justru menantang mereka berbuat yang terbaik ya. Mereka itu anak-anak kita, tapi kita harus berani,” kata Prabowo.

Editor : Iwan Setiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut