Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Gunung Burangrang Meluas, Sekitar 3 Hektare Lahan Kehutanan Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Hebat di Cikopo Purwakarta, Limbah Belakang Pabrik Diduga Jadi Objek yang Terbakar

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:44 WIB
  • author Irwan
Kebakaran Hebat di Cikopo Purwakarta, Limbah Belakang Pabrik Diduga Jadi Objek yang Terbakar
Kebakaran hebat di belakang pabrik kemasan plastik di Cikopo, Bungursari, Purwakarta. Foto: Istimewa

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id – Kebakaran hebat melanda area belakang PT Iluva Gravure Industri di Kampung Mulyasari, RT 04/RW 02, Dusun 2, Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (17/8/2026) petang.

Kobaran api yang diduga membakar limbah di belakang perusahaan tersebut sempat membuat warga sekitar panik. Api pertama kali diketahui sekitar pukul 17.50 WIB dan dengan cepat membesar hingga kobarannya terlihat dari permukiman warga.

Pantauan di lokasi, belasan mobil pemadam kebakaran hilir mudik keluar masuk area perusahaan. Petugas berjibaku menjinakkan api dengan menyemprotkan air ke sejumlah titik yang masih terbakar.

Sedikitnya 16 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas juga berupaya mencegah kobaran api merembet ke area lainnya.

Di tengah kepulan asap dan kobaran api, sejumlah warga terlihat berkumpul di beberapa titik untuk menyaksikan kejadian tersebut. Namun, sebagian warga memilih menjauh karena khawatir api semakin membesar.

Bahkan, warga yang tinggal di sekitar lokasi mulai berupaya mengungsi ke tempat yang dinilai lebih aman. Pemerintah Desa Cikopo sebelumnya telah meminta perangkat RT dan RW membantu proses evakuasi warga sebagai langkah antisipasi.

Sekretaris Desa Cikopo, Hendri Yudistira Permana, mengatakan pihaknya pertama kali menerima informasi kebakaran dari warga sekitar pukul 17.50 WIB.

"Jam 17.50 diinformasikan kepada desa dan kami langsung tindak lanjut ke Damkar yang terdekat," ujar Hendri kepada wartawan, Senin (17/8/2026).

Hendri mengatakan, penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun, berdasarkan informasi sementara, objek yang terbakar diduga merupakan limbah yang berada di bagian belakang PT Iluva Gravure Industri.

"Diduga objek ini yaitu limbah yang berada di belakang perusahaan PT Iluva Gravure Industri," katanya.

PT Iluva Gravure Industri diketahui bergerak di bidang packaging atau produksi kemasan plastik.

Meski api cukup besar, Hendri memastikan tidak terdengar suara ledakan dari lokasi kebakaran.

"Kalau ledakan mungkin tidak ada, hanya api saja. Kalau sampai ledakan tidak ada," ujarnya.

Hingga Senin malam, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku menangani kebakaran. Penyisiran dan pendinginan dilakukan di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada lagi sumber api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Warga yang berada di sekitar lokasi juga diminta tetap berhati-hati dan menjauh dari area kebakaran selama proses pemadaman berlangsung.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun total kerugian akibat peristiwa tersebut. Petugas masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman.***

Editor: Iwan Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut