get app
inews
Aa Text
Read Next : Tanamkan Disiplin Lalulintas Sejak Dini, Polwan Purwakarta Gelar Police Goes To School

Kebakaran Gunung Burangrang Meluas, Sekitar 3 Hektare Lahan Kehutanan Terbakar

Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:55 WIB
header img
Gunung Burangrang di wilayah Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, kebakaran. Foto: Istimewa

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Kebakaran melanda kawasan Gunung Burangrang yang berada di wilayah Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kobaran api membakar lahan milik kehutanan yang mencakup wilayah Desa Cihanjawar dan Desa Pasanggrahan.

Camat Bojong, Dede Iskandar, mengatakan luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar tiga hektare.

“Diperkirakan sekitar tiga hektare karena mencakup dua desa,” kata Dede di Purwakarta, Kamis (27/8/2026).

Menurut Dede, proses penanganan kebakaran terkendala kondisi geografis. Titik api berada di kawasan atas gunung dengan medan terjal, sehingga kendaraan pemadam kebakaran tidak dapat mencapai lokasi.

“Akses menuju lokasi sangat sulit, kendaraan damkar tidak bisa masuk lokasi karena api berada di atas gunung,” ungkapnya.

Untuk mencegah api meluas, pihak kecamatan bersama pemerintah desa memobilisasi warga dari Desa Pasanggrahan dan Desa Cihanjawar. Warga melakukan pemadaman secara gotong royong di sejumlah titik yang masih dapat dijangkau dengan berjalan kaki.

Dede menyebut, sempat kembali muncul nyala api pada Rabu malam sekitar pukul 20.00 WIB. Namun, api berhasil ditangani sekitar pukul 23.00 WIB oleh anggota Unit SAR yang bersiaga di lokasi.

“Kondisi hari ini sudah tidak ada laporan lagi (api). Semalam sekitar jam delapan ada nyala lagi dan teratasi jam sebelas malam oleh anggota Unit SAR yang standby di lokasi,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu aktivitas pencari madu. Api yang dinyalakan di atas pohon untuk mengambil madu diduga kemudian jatuh ke bawah dan menyambar vegetasi kering hingga api membesar.

Meski api dilaporkan telah berhasil dikendalikan, petugas dan warga tetap bersiaga untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, mengingat kondisi medan yang sulit serta kawasan hutan yang rawan terbakar di tengah musim kemarau.***

Editor : Iwan Setiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut