Bikin Anak Sekolah ‘Kecanduan’ Susu, MBG Jadi Jembatan Menuju Generasi Emas

Tatang Budimansyah
Para siswa dan siswi SMP Negeri 1 Purwakarta saat acara buka puasa bersama di lingkungan sekolah. Foto: tatang budimansyah/iNewsPurwakarta.id

Perusahaan yang berpusat di Kabupaten Serang, Provinsi Banten ini, mendukung disertakannya susu dalam program MBG.  Dukungannya dibuktikan dengan memproduksi kemasan aseptik, kemasan berlapis untuk menjamin susu tetap higienis.

Kemasan aseptik aman untuk menjamin kandungan gizi di dalam susu tetap terjaga, dan lebih tahan lama. Dengan demikian, kemasan aseptik sangat cocok digunakan di Indonesia, negara kepulauan yang memiliki tantangan suhu dan waktu. Padahal distribusi susu harus sampai ke semua pelosok dengan aman, tanpa terkontaminasi kandungan zat yang berbahaya.


Pabrik PT Lami Packaging Indonesia (LamiPak) yang berlokasi di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Foto: dok Serangkab.info

 

“Teknologi perlindungan berlapis memastikan nutrisi tetap utuh, meskipun susu didistribusikan ke pelosok tanpa menggunakan sistem rantai dingin (cold chain),” terang Public Relations Manager Lamipak, Ahmad Rizalmi dalam siaran pers, 20 Januari 2026.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Lamipak, Hongbiao Li menyadari bahwa rendahnya konsumsi susu di negeri ini berisiko akan menghambat program Indonesia Emas 2045, “Sehingga distribusi susu harus didukung teknologi kemasan yang mumpuni,” terangnya

Masih di Bawah Standar FAO

Apa yang dilontarkan Hongbiao Li, seirama dengan harapan pemerintah. Pada Peringatan Hari Susu Nusantara 2025, 15 Juni 2025, Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) menggaungkan pentingnya konsumsi susu demi terwujudnya generasi emas.

Hari Susu Nusantara 2025 diharapkan menjadi titik balik bagi industri susu nasional, dan mendorong masyarakat untuk menjadikan susu sebagai bagian dari pola konsumsi sehari-hari.

Melansir siaran pers NFA, tingkat konsumsi susu per kapita di Indonesia pada 2020 berada di angka 16,27 kg per kapita per tahun. Kondisi ini masih di bawah ambang batas konsumsi susu yang rendah suatu negara. Diketahui bahwa The Food and Agriculture Organization (FAO) menetapkan konsumsi susu sebanyak 30 kg per kapita per tahun.

Editor : Iwan Setiawan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5 6

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network