Sementara itu, ibu kandung korban tetap berada di rumah kontrakan untuk membersihkan rumah. Tak lama berselang, pria tersebut justru membawa kabar bahwa kondisi korban mendadak memburuk dan sudah berada di klinik dalam keadaan kritis.
"Waktu itu katanya mau diajak main sebentar sama pacar ibunya. Ibunya di rumah saja bersih-bersih kontrakan. Eh, sorenya malah dikabari sudah kritis di klinik," ujar Taswi, salah seorang tetangga.
Pihak keluarga menilai kematian korban penuh kejanggalan. Luka lebam yang ditemukan di hampir seluruh tubuh dan wajah memperkuat dugaan adanya kekerasan fisik yang dialami korban sebelum meninggal dunia.
Ayah korban bersama keluarga memastikan akan membawa kasus ini ke ranah hukum. Mereka berencana melaporkan kejadian tersebut ke Polres Karawang guna dilakukan autopsi serta penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait
