BGN Ancam Berhentikan Operasional Dapur SPPG yang Masih Beli Telur dari Tengkulak

Tatang Budimansyah
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. (Foto: Arif/iNewsSurabaya.id)

MAGETAN, iNewsPurwakarta.id – Badan Gizi Nasional (BGN) mengancam akan menjatuhkan sanksi hingga penghentian sementara (suspend) terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang masih membeli telur melalui tengkulak atau pedagang perantara.

Peringatan tegas tersebut disampaikan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik Sudaryati Deyang, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Kebijakan itu diambil sebagai upaya melindungi peternak lokal yang saat ini masih menghadapi rendahnya harga telur di tingkat produsen meski permintaan pasar meningkat.

Menurut Nanik, kebutuhan telur untuk Program Makan Bergizi Gratis harus dipenuhi dengan mengutamakan pembelian langsung dari peternak maupun koperasi peternak setempat. Langkah tersebut dinilai penting agar manfaat ekonomi dari program pemerintah dapat dirasakan langsung oleh para produsen, bukan justru dinikmati oleh rantai distribusi di tengah.

"Saya instruksikan kepada seluruh SPPG, khususnya di Magetan, agar membeli telur langsung dari koperasi peternak atau peternak. Jangan melalui tengkulak maupun pedagang perantara. Kalau masih dilakukan, kami akan evaluasi bahkan bisa kami suspend," tegas Nanik.

Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa Program MBG tidak hanya berfungsi sebagai program pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen penguatan ekonomi lokal.

Berdasarkan laporan yang diterima BGN, harga telur di tingkat peternak Magetan saat ini masih berada di kisaran Rp22.000 hingga Rp23.000 per kilogram. Kondisi tersebut dinilai belum mencerminkan tingginya permintaan telur yang meningkat sejak pelaksanaan Program MBG di berbagai daerah.

Editor : Iwan Setiawan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network