Diperiksa 9 Jam dalam Kasus Korupsi MBG, Sony Sonjaya Pilih Bungkam dan Langsung Naik Mobil Tahanan

Tatang Budimansyah
Sony Sonjaya dikawal petugas usai menjalani pemeriksaan. (Ari Sandita)

JAKARTA, iNewsPurwakarta.id – Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, menjalani pemeriksaan maraton di Kejaksaan Agung terkait kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Usai diperiksa selama lebih dari sembilan jam pada Kamis (18/6/2026) malam, Sony memilih irit bicara dan tidak memberikan keterangan kepada awak media.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Sony keluar dari Gedung Bundar Kejaksaan Agung dengan mengenakan pakaian berwarna gelap, celana jeans, serta rompi tahanan berwarna merah muda. Kehadirannya langsung menjadi perhatian para jurnalis yang telah menunggu sejak sore hari.

Saat melangkah menuju kendaraan tahanan milik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Sony dihujani berbagai pertanyaan terkait materi pemeriksaan yang dijalaninya. Namun, ia tidak memberikan tanggapan sedikit pun dan langsung berjalan menuju mobil tahanan berwarna hijau yang telah menunggu di halaman gedung.

Tak lama setelah Sony meninggalkan lokasi, kuasa hukumnya, Krisna Murti, juga keluar dari Gedung Bundar. Kehadirannya langsung dikerumuni awak media yang berupaya mendapatkan penjelasan mengenai hasil pemeriksaan kliennya.

Kasus yang menjerat Sony merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi dalam tata kelola program Makan Bergizi Gratis. Dalam perkara ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan lima tersangka.

Mereka adalah mantan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, Lodewyk Pusung, pihak swasta Asep Yusuf Somantri, serta Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal, Andri Mulyono.

Selain menetapkan para tersangka, penyidik juga mendalami dugaan praktik mark up dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan BGN. Sejumlah pengadaan yang menjadi sorotan antara lain motor listrik, sepatu, tablet, hingga televisi yang diduga tidak sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Penyidikan kasus ini masih terus berlanjut untuk mengungkap peran masing-masing pihak serta menelusuri potensi kerugian negara yang ditimbulkan dari dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG tersebut.

 

 

 

 

Editor : Iwan Setiawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network