Peringati HUT RI ke-81, Petani Bawang Merah Didorong Makin Mandiri Hadapi Kemarau

Irwan
Para petani bawang merah belajar mengenal berbagai alternatif teknologi budidaya, sekaligus berbagi pengalaman dalam menghadapi perubahan iklim. Foto: Istimewa

Berbeda dengan metode konvensional yang menggunakan umbi sebagai bahan tanam, TSS memungkinkan petani memulai budidaya dari benih berbentuk biji.

Teknologi tersebut dinilai dapat menjadi alternatif bagi petani di tengah tingginya harga umbi bibit. Selain berpotensi menekan biaya bahan tanam, penggunaan TSS juga membuka peluang menghasilkan tanaman yang lebih seragam dan produktif.

Namun, penggunaan TSS masih tergolong baru bagi sebagian petani yang selama ini terbiasa menggunakan umbi. Karena itu, edukasi dan pendampingan dinilai penting agar petani memahami teknik budidayanya secara menyeluruh.

Dalam kampanye tersebut, Ewindo juga memperkenalkan MERDEKA F1, varietas bawang merah dari biji yang dikembangkan sebagai salah satu pilihan bagi petani Indonesia.

Varietas ini memiliki potensi hasil 14–18 ton per hektare, lebih tahan terhadap penyakit layu Fusarium dan antraknosa, serta menghasilkan umbi berwarna merah cerah dengan ukuran yang relatif seragam.

Editor : Iwan Setiawan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5 6

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network