JAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperlihatkan rekaman detik-detik penyitaan uang tunai Rp665 juta dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan pemerasan dan gratifikasi penerimaan mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Rekaman tersebut ditayangkan KPK dalam konferensi pers penahanan enam tersangka perkara tersebut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (21/8/2026) malam.
Dalam video, seorang pria mengenakan batik Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) terlihat jongkok di bawah meja. Dia kemudian membuka sebuah laci dan mengambil tas belanja berwarna biru.
Tas tersebut berisi sejumlah kantong plastik hitam. Pria itu mengeluarkan beberapa kantong dan meletakkannya di atas meja.
Salah satu kantong berisi sejumlah amplop cokelat berlogo bank swasta. Pada amplop tersebut terdapat tulisan menggunakan spidol hitam, salah satunya mencantumkan nominal Rp100 juta.
Beberapa amplop lainnya terlihat ditumpuk. Pria tersebut kemudian membuka kantong plastik lain yang berisi tumpukan uang pecahan Rp100.000.
Uang tunai juga ditemukan di dalam kantong plastik hitam yang berada dalam tas belanja berwarna putih. Isinya kembali berupa uang pecahan Rp100.000.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan uang tunai tersebut ditemukan dari Eko Sumanto (ES), Kepala Bagian Akademik Unsoed, saat operasi tangkap tangan berlangsung.
"Jadi itu barang bukti yang diamankan dari saudara ES (Eko Sumanto) selaku Kepala Bagian Akademik pada saat rangkaian peristiwa tertangkap tangan yaitu di ruangannya uang senilai Rp665 juta," kata Budi, Sabtu (22/8/2026).
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait
