Menurutnya, kegiatan yang berkolaborasi dengan Bulog tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama komoditas beras dan minyak goreng yang sempat mengalami kenaikan.
“Gerakan pangan murah ini kami laksanakan untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pangan,” ujar Hadyanto.
Ia menyebut pelaksanaan GPM turut memberikan dampak terhadap harga beras yang sebelumnya berada di atas Harga Acuan Pembelian (HAP).
Pemerintah Kabupaten Purwakarta memastikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan di sejumlah wilayah lainnya selama Oktober 2026.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga kestabilan harga pangan di Kabupaten Purwakarta.***
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait
