Malaysia dan Singapura Tawarkan Bantuan Karhutla ke Indonesia, 3 Pesawat dan 52 Personel Disiapkan

Tatang Budimansyah
Menko Polkam Dudung Abdurachman menyampaikan, Malaysia menawarkan tiga pesawat dan 52 personel untuk membantu upaya pemadaman karhutla di Indonesia. (Foto: Binti ufarida)

Selain Malaysia, Singapura juga menawarkan bantuan untuk mendukung penanganan karhutla. Dudung mengatakan, pemerintah akan mengoordinasikan tawaran tersebut dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Ini dari Singapura juga akan ada bantuan juga yang akan dikomunikasikan dengan Kepala BNPB. Ya akan dikomunikasikan,” ucapnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengusulkan penguatan kerja sama di tingkat ASEAN untuk mengatasi kabut asap lintas batas akibat karhutla. Usulan itu mencakup peningkatan koordinasi, kesiapsiagaan, serta tindakan bersama antarnegara di kawasan.

“Malaysia telah mengusulkan mekanisme kerja sama di tingkat ASEAN untuk memperkuat koordinasi, kesiapsiagaan, dan tindakan kolektif dalam menangani kabut asap lintas batas,” kata Anwar Ibrahim.

Anwar menilai solidaritas antarnegara tetangga sangat dibutuhkan ketika menghadapi bencana. Dia menegaskan, keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di kawasan harus menjadi prioritas dalam setiap upaya kerja sama.

“Semangat bertetangga yang sesungguhnya menuntut kita untuk saling mendukung ketika menghadapi musibah, dengan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat di kawasan senantiasa menjadi prioritas,” ujarnya.

Dia juga mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia dalam menangani karhutla, termasuk pengerahan puluhan ribu personel dan berbagai aset udara. Menurut Anwar, persoalan kabut asap yang semakin mengkhawatirkan memerlukan dukungan serta koordinasi yang kuat antarnegara.

“Saya mengakui kesungguhan pemerintah Indonesia yang telah mengerahkan puluhan ribu personel serta berbagai aset udara untuk mengatasi masalah yang semakin mengkhawatirkan ini,” ucapnya.

Meski tawaran bantuan dari Malaysia dan Singapura telah mendapat respons pemerintah Indonesia, mekanisme pelaksanaannya masih menunggu koordinasi lanjutan. Sementara itu, usulan kerja sama di tingkat ASEAN diharapkan dapat memperkuat langkah bersama untuk menangani kabut asap lintas batas.

Editor : Iwan Setiawan

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network