PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Perum Jasa Tirta II (PJT II) menebar sebanyak 27.915 benih ikan di tujuh lokasi perairan yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus memperkuat keberlanjutan sumber daya air.
Penebaran benih ikan yang digelar serentak pada Jumat (23/10/2026) tersebut melibatkan 1.027 karyawan PJT II. Kegiatan mengusung tema Employee Engagement for Sustainable Aquatic Ecosystem atau keterlibatan karyawan untuk ekosistem perairan yang berkelanjutan.
Jenis ikan yang ditebar terdiri atas ikan balida dan ikan mas. Kegiatan ini juga dihadiri jajaran Direksi PJT II sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati dan menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
Adapun tujuh lokasi penebaran benih ikan tersebut meliputi kawasan Waduk Jatiluhur di Purwakarta, Rawakalong di Bekasi, Situ Wanayasa di Purwakarta, Tujuh Muara Sumur di Subang, Bendungan Cipanas di Sumedang, Unit Wilayah VI di Serang, serta Bendung Argoguruh di Lampung.
Direktur Utama Perum Jasa Tirta II, Imam Santoso, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mengelola sumber daya air dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
Menurutnya, sumber daya air tidak hanya berperan penting bagi kehidupan manusia, tetapi juga menjadi habitat bagi berbagai jenis makhluk hidup yang perlu dijaga keberlangsungannya.
"Air sebagai sumber kehidupan masyarakat, juga merupakan ruang kehidupan bagi berbagai ekosistem yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan penebaran benih ikan secara serentak ini, kami berharap langkah ini dapat berkontribusi terhadap kelestarian ekosistem perairan sekaligus menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan," ujar Imam.
Ia menegaskan, pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan harus mampu menyeimbangkan kepentingan lingkungan, sosial, dan ekonomi masyarakat.
Keberhasilan pengelolaan air, lanjutnya, tidak hanya diukur dari kemampuan menjaga ketersediaan dan distribusi air, tetapi juga dari upaya mempertahankan kualitas lingkungan serta memastikan manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang.
Dalam jangka panjang, penebaran benih ikan diharapkan dapat mendukung keanekaragaman hayati, menjaga fungsi ekologis waduk dan sungai, serta memperkuat keberlanjutan sumber daya perikanan darat yang dimanfaatkan masyarakat secara bertanggung jawab.
Sementara itu, Direktur Operasi dan Pemeliharaan Perum Jasa Tirta II, Anton Mardiyono, menekankan bahwa pelestarian ekosistem perairan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat yang tinggal di sekitar sungai, waduk, dan bendungan.
Ia mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan perairan dengan tidak membuang sampah maupun limbah ke badan air serta memanfaatkan sumber daya perikanan secara bijaksana.
"Keberhasilan menjaga kelestarian perairan membutuhkan peran bersama. Karena itu, kami ingin mengajak masyarakat untuk turut menjaga kebersihan sungai dan waduk, tidak membuang sampah maupun limbah ke badan air, serta memanfaatkan sumber daya perikanan secara bijaksana. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, manfaat sumber daya air dapat terus dirasakan oleh masyarakat hingga generasi mendatang," kata Anton.
Melalui kegiatan ini, PJT II berharap kesadaran terhadap pentingnya menjaga ekosistem perairan semakin meningkat, baik di lingkungan perusahaan maupun masyarakat luas.
Perusahaan pun menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pengelolaan sumber daya air yang tidak hanya berorientasi pada keandalan operasional, tetapi juga memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan, kehidupan sosial, dan kesejahteraan masyarakat.**"
Editor : Iwan Setiawan
Artikel Terkait
