Geger! 5 Makam Berjejer di Pinggir Jalan Raya Cinangka Purwakarta, Ini Kata Kades

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Geger! Lima makam berjejer di pinggir Jalan Raya Cinangka, Desa Cinangka, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Warga dan pengguna jalan menduga lima makam tersebut korban kecelakaan. Selain itu mereka juga mengaku kaget saat melintas jalan tersebut dan melihat ada lima makam berjejer.
"Iya kemarin pas Magrib saya melintas dan melihat lima makam berjejer. Saya kaget, saya kira korban tabrakan. Siang ini saya balik lagi, ternyata himbauan agar tidak buang sampah di lokasi ini," ujar Idah.
Makam di tepi jalan itu juga sempat viral di media sosial. Akun Instagram @urangpurwakarta mengupload video warga yang menunjukan makam di pinggir jalan tersebut.
"Tau kan jalan ini? Jalan Raya Cinangka, lihat tuh, astagfirullah (sambil menunjukan makam di pinggir jalan)," ujar warga yang memvideokan.
Dalam video itu terlihat gundukan tanah yang sudah ditaburi bunga. Serta terpasang batu nisan yang dibaluti dengan kain putih.
Sementara itu, Kepala Desa Cinangka, Ida Marliana menyebutkan bahwa makam itu merupakan makam palsu.
Hal itu ia bangun bersama warga lainnya agar tidak ada lagi warga yang membuang sampah sembarangan di pinggir Jalan Raya Cinangka.
"Jalan Raya Cinangka ini sudah sering jadi lokasi pembuangan sampah oleh masyarakat yang nakal. Setiap minggu selalu saya bersihkan bersama warga, tapi ada lagi sampah yang menumpuk."
"Karena itu, warga berinisiatif untuk membangun makam, sebagai pesan kepada orang untuk tidak buang sampah sembarangan lagi di jalan ini. Saya bahkan membuat sayembara, bagi warga yang mendapatkan orang yang membuang sampah sembarang di Jalan Raya Cinangka, akan mendapatkan imbalan," ucap Ida.
Dirinya menyebutkan bahwa Jalan Raya Cinangka merupakan jalan alternatif Cikampek-Purwakarta yang banyak dilalui oleh pengguna jalan. Banyak warga dari berbagai daerah melintas di jalan tersebut, sehingga ia tidak bisa menyalahkan warga sekitar.
"Selain itu, jalan ini juga dekat dengan pasar induk, jadi ada saja sampah yang di buang di Jalan Raya Cinangka, bisa hampir tiap minggu satu truk itu mengangkut sampah di jalan ini," ucapnya.
Ida berharap, dengan adanya lima makam itu, warga bisa sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan.
"Semenjak ada makam itu, sudah berkurang yang buang sampah. Tapi ada saja sampah yang dibuang oleh warga, hanya sedikit jadi kadang kami bakar saja," kata Ida.(**)
Editor : Iwan Setiawan