get app
inews
Aa Text
Read Next : Tanamkan Disiplin Lalulintas Sejak Dini, Polwan Purwakarta Gelar Police Goes To School

BREAKING NEWS Geng Motor Garage 26: Game Over!

Jum'at, 24 Oktober 2025 | 13:21 WIB
header img
Resahkan warga 4 anggota Geng Motor Garage 26 Sukatani diringkus polisi. Foto: iNewsPurwakarta.id/Irwan

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Aksi brutal geng motor Garage 26 Sukatani yang sempat membuat geger warga Purwakarta akhirnya berhasil dipatahkan oleh jajaran Satreskrim Polres Purwakarta. Empat anggota kelompok tersebut ditangkap setelah melakukan serangkaian tindak kekerasan dan penganiayaan terhadap seorang pemuda di dua kecamatan.

Peristiwa ini bermula pada Senin (13/10/2025) malam. Sekelompok pemuda bersenjata tajam mendatangi wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, sambil melakukan ancaman dan tindakan anarkistis. Tak puas di situ, mereka melanjutkan aksinya ke Alun-alun Kecamatan Plered dan menyerang seorang pemuda yang tengah nongkrong bersama temannya.

“Para pelaku menghampiri korban, lalu mengeluarkan senjata tajam jenis celurit dan golok sebelum langsung menganiaya korban,” ujar Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, saat dikonfirmasi, Kamis (23/10/2025).

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka di lutut, paha, pundak, dan kepala. Tak hanya itu, korban juga dipukul hingga bibirnya robek.

Empat pelaku yang berhasil ditangkap masing-masing berinisial DA (22), RM alias Oo (24), ANS (17), dan DLS (18). Salah satu di antaranya masih berstatus sebagai anak berkonflik dengan hukum (ABH). Keempatnya merupakan warga Kecamatan Sukatani.

“Setelah menerima laporan, tim kami langsung bergerak cepat. DA kami amankan di Desa Panyindangan, Sukatani. Sementara tiga pelaku lainnya—RM, ANS, dan DLS—ditangkap di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, pada 17 Oktober 2025,” jelas Kapolres.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk kemeja identitas geng Garage 26, sebilah gobang, dan celurit yang digunakan dalam aksi tersebut.

Kini, keempatnya telah mendekam di sel tahanan Mapolres Purwakarta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan bertindak tegas terhadap setiap bentuk kejahatan jalanan dan tak akan memberi ruang bagi geng motor di wilayah hukumnya.

“Kami ingin masyarakat Purwakarta merasa aman dan tenang. Setiap pelaku kekerasan jalanan akan kami tindak tegas,” tegas Anom.

Selain itu, Kapolres juga mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan lingkungan pergaulan anak-anak mereka. Banyak pelaku kejahatan jalanan, katanya, masih berusia remaja dan terjerumus karena salah pergaulan.

Untuk mencegah aksi serupa, Polres Purwakarta kini meningkatkan patroli malam dan memperketat pengawasan terhadap aktivitas geng motor di seluruh wilayah hukum. ***

 

Editor : Iwan Setiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut