Cuaca Ekstrem Picu Kematian Massal Ikan di Waduk Jatiluhur, Petani Rugi Hingga Ratusan Juta
Di lokasi KJA SGH saja, tercatat sekitar 32 kolam jaring apung terdampak. Ironisnya, ikan yang mati sebagian besar masih berusia muda, sekitar satu hingga satu setengah bulan, jauh dari usia panen ideal.
“Normal panen itu dua setengah sampai tiga bulan. Jadi ini benar-benar rugi besar,” kata Roni.
Ia memperkirakan total kerugian yang dialaminya mencapai sekitar Rp100 juta. Kerugian serupa juga dialami petani ikan lain di berbagai blok KJA Waduk Jatiluhur, meski dengan skala berbeda-beda.
“Hampir semua kena. Dua hari lalu di blok barat, sekarang merambat ke sini,” tuturnya.
Hingga kini, belum ada langkah antisipasi yang dinilai efektif untuk menghadapi kondisi tersebut. Upaya memindahkan ikan ke kolam lain pun tak membuahkan hasil.
Editor : Iwan Setiawan