Dampak Serangan AS–Israel ke Iran, Kepulangan Jamaah Umrah Purwakarta Terancam Tertunda
PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah pasca serangan udara Amerika–Israel terhadap Iran berdampak langsung pada sektor penerbangan internasional. Sejumlah bandara di kawasan terdampak dilaporkan tutup sementara dan banyak penerbangan dibatalkan, memicu kekhawatiran terhadap kepulangan jamaah umrah Indonesia yang masih berada di Arab Saudi.
Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), tercatat sebanyak 58.873 jamaah umrah Indonesia saat ini masih berada di Tanah Suci. Sebagian di antaranya berasal dari Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Manager Operasional Travel Umrah dan Haji Al-Muharijin, Lia Nurhayati, memastikan aktivitas ibadah jamaah sejauh ini tetap berjalan normal. Namun, kendala mulai dirasakan pada jadwal kepulangan, terutama bagi jamaah yang menggunakan penerbangan transit.
“Untuk keberangkatan sudah terlaksana, tinggal menunggu kepulangan. Ada satu rombongan yang terkendala karena penerbangan transit. Jamaah masih aman, masih di hotel di Madinah, belum diberangkatkan ke bandara,” ujar Lia saat ditemui di Kantor Travel Al-Muharijin, Jalan Veteran, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Senin (2/3/2026).
Ia menjelaskan, dua rombongan jamaah telah diberangkatkan. Rombongan pertama berjumlah 12 orang menggunakan penerbangan langsung (direct) maskapai Garuda Indonesia dan dijadwalkan pulang dalam waktu dekat.
Editor : Iwan Setiawan