get app
inews
Aa Text
Read Next : Tanamkan Disiplin Lalulintas Sejak Dini, Polwan Purwakarta Gelar Police Goes To School

Dampak Serangan AS–Israel ke Iran, Kepulangan Jamaah Umrah Purwakarta Terancam Tertunda

Senin, 02 Maret 2026 | 13:27 WIB
header img
Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Purwakarta, Syamsi Mufti (Kedua dari kanan) bersama jajaran Kementerian Haji Kabupaten Purwakarta. Foto: iNewsPurwakarta.id/Irwan

PURWAKARTA, iNewsPurwakarta.id - Memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah pasca serangan udara Amerika–Israel terhadap Iran berdampak langsung pada sektor penerbangan internasional. Sejumlah bandara di kawasan terdampak dilaporkan tutup sementara dan banyak penerbangan dibatalkan, memicu kekhawatiran terhadap kepulangan jamaah umrah Indonesia yang masih berada di Arab Saudi.

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), tercatat sebanyak 58.873 jamaah umrah Indonesia saat ini masih berada di Tanah Suci. Sebagian di antaranya berasal dari Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Manager Operasional Travel Umrah dan Haji Al-Muharijin, Lia Nurhayati, memastikan aktivitas ibadah jamaah sejauh ini tetap berjalan normal. Namun, kendala mulai dirasakan pada jadwal kepulangan, terutama bagi jamaah yang menggunakan penerbangan transit.

“Untuk keberangkatan sudah terlaksana, tinggal menunggu kepulangan. Ada satu rombongan yang terkendala karena penerbangan transit. Jamaah masih aman, masih di hotel di Madinah, belum diberangkatkan ke bandara,” ujar Lia saat ditemui di Kantor Travel Al-Muharijin, Jalan Veteran, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Senin (2/3/2026).

Ia menjelaskan, dua rombongan jamaah telah diberangkatkan. Rombongan pertama berjumlah 12 orang menggunakan penerbangan langsung (direct) maskapai Garuda Indonesia dan dijadwalkan pulang dalam waktu dekat.

Editor : Iwan Setiawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut