Krisis Lahan Dijawab Inovasi, Berkebun di Kota Jadi Alternatif Nyata
Corporate Secretary EWINDO, Faisal Reza, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang inklusif. “Kami ingin menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani skala besar. Masyarakat perkotaan pun bisa berkontribusi, bahkan dari pekarangan rumahnya sendiri,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pelatihan, Program LESTARI KOTA diharapkan mampu menumbuhkan kemandirian pangan di tingkat rumah tangga dan komunitas. Dengan keterampilan yang diperoleh, peserta dapat memproduksi sayuran segar secara mandiri, sekaligus meningkatkan kualitas konsumsi sehari-hari.
Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta ini juga menjadi contoh nyata bagaimana tantangan ketahanan pangan dapat diatasi melalui pendekatan multipihak. Ke depan, program serupa diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah, memperluas dampak positif urban farming sebagai bagian dari sistem pangan berkelanjutan di Indonesia.***
Editor: Iwan Setiawan