Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Isu Reshuffle Menkeu, Dasco Buka Fakta di Balik Pertemuan Chatib Basri dan Prabowo di Istana
Advertisement . Scroll to see content

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Menkeu Purbaya: Jangan Bilang Pemerintah Ugal-ugalan

Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:34 WIB
  • author Tatang Budimansyah
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Menkeu Purbaya: Jangan Bilang Pemerintah Ugal-ugalan
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (foto: iNews.id)

JAKARTA, iNewsPurwakarta.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 masih berada dalam jalur yang aman meskipun hingga akhir Mei tercatat mengalami defisit sebesar Rp180,4 triliun atau sekitar 0,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Dalam konferensi pers APBN KiTA edisi Juni 2026 yang digelar Jumat (5/6/2026), Purbaya merespons berbagai pandangan yang menilai kondisi fiskal Indonesia tengah memburuk. Menurutnya, angka defisit yang terjadi saat ini masih jauh dari level yang mengkhawatirkan.

“Kalau dihitung sederhana, 0,7 persen dalam lima bulan dikalikan sampai setahun, hasilnya sekitar 1,8 persen. Jadi APBN kita amat sangat aman. Jangan dibilang pemerintah mengelola anggaran secara ugal-ugalan,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan, kesehatan fiskal nasional juga tercermin dari posisi keseimbangan primer yang masih mencatat surplus sebesar Rp58,6 triliun. Angka tersebut jauh lebih baik dibandingkan target awal APBN 2026 yang memperkirakan keseimbangan primer mengalami defisit Rp89,7 triliun.

Menurut Purbaya, surplus keseimbangan primer menjadi indikator penting karena menunjukkan kemampuan pemerintah membiayai pengeluaran negara tanpa harus sepenuhnya bergantung pada penambahan utang baru. Kondisi itu dinilai memperkuat keberlanjutan fiskal dalam jangka panjang.

Editor: Iwan Setiawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut